Pertama kali saya duduk di balik kemudi Jaecoo J8 SHS Ardis, kesan premiumnya langsung terasa bahkan sebelum pedal gas diinjak. Begitu mobil mulai melaju, kabin terasa sangat hening. Kualitas peredaman khas SUV premium berpadu dengan kaca belakang tinted membuat suasana di dalam terasa sunyi dan eksklusif. Suspensinya menggunakan sistem CDC (Continuous Damping Control) adaptif yang mampu menyesuaikan tingkat kekerasan hingga 100 kali per detik. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Di jalan bergelombang, bantingannya terasa halus dan nyaman. Mobil ini seperti membaca kontur aspal dan langsung menyesuaikan diri secara real time. Hasilnya, saya nyaris tidak merasakan hentakan kasar, bahkan saat melibas jalan beton sambungan atau aspal yang kurang rata. Soal tenaga, ini bagian yang paling membuat saya tersenyum. Kombinasi mesin dan motor listriknya menghadirkan dorongan instan yang terasa penuh sejak pedal gas disentuh. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Di mode Sport, akselerasinya seperti gelombang tenaga yang mengalir tanpa jeda. Tidak ada getaran mesin yang mengganggu, tidak ada transisi kasar. Semuanya terasa halus, tapi cepat. Meski bodinya besar dan bobotnya tidak ringan, pengendaliannya tetap terprediksi dengan body roll yang minimal. Saat butuh menyalip, torsi langsung tersedia tanpa harus menunggu mesin bensin bekerja keras. Overtaking terasa effortless. Untuk urusan mode berkendara, pilihannya sangat lengkap. Ada Eco, Normal, dan Sport untuk aspal, serta Snow, Sand, dan Offroad untuk kondisi non-aspal. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Mobil ini bahkan diklaim aman menerjang banjir hingga 600 mm dan mampu menanjak dengan kemiringan 24 derajat. Sistem penggeraknya juga cerdas dengan 9 drive mode otomatis, yang bisa mengatur kerja motor listrik dan mesin secara tunggal maupun paralel sesuai kebutuhan beban jalan. Pengaturan daya baterainya juga fleksibel. Mode Initial akan mengandalkan listrik hingga sisa 18 persen, Smart membuat mesin menyala di 25 persen, sementara Force menjaga mesin tetap aktif untuk mengisi baterai. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Fitur keselamatannya pun komplet dengan 19 fungsi ADAS, mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, Blind Spot Detection, hingga Curve Speed Control yang otomatis mengurangi kecepatan saat menikung terlalu cepat. Keamanan pasifnya diperkuat 10 airbag. Ada pula fitur fragrance dengan tiga aroma, pemantau kualitas udara PM 2.5, hingga driver monitoring system. Setir dan kursi semuanya sudah elektrik, membuat posisi berkendara mudah disesuaikan. Dari sisi efisiensi, di atas kertas dengan tangki 70 liter dan sisa jarak tempuh 1.220 km (setelah dikurangi jarak EV), konsumsi BBM-nya berada di kisaran 17,4 km per liter. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Konsumsi listriknya bahkan tembus lebih dari 6 km per kWh. Untuk SUV sebesar ini, angka tersebut tergolong sangat hemat. Pada akhirnya, yang paling saya rasakan adalah peace of mind. Mobil ini nyaman, bertenaga, irit, dan fiturnya sangat lengkap. Dengan banderol Rp 699,9 juta per Februari 2026, Jaecoo J8 SHS Ardis masuk kategori value for money. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang