Yogyakarta–Jakarta sejauh lebih dari 1.200 km bersama Jaecoo J8 SHS Ardis bukan cuma soal menguji jarak tempuh, tapi juga membuktikan seberapa relevan fitur dan teknologinya untuk road trip jarak jauh. Dari balik kemudi, saya langsung merasakan bahwa SUV plug-in hybrid ini memang dirancang untuk kenyamanan serius, bukan sekadar tampil canggih di atas kertas. Begitu duduk di kursi pengemudi, saya dimanjakan dengan pengaturan elektrik 12 arah yang memudahkan mencari posisi duduk paling ergonomis. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Setirnya juga sudah tilt and telescopic elektrik, jadi penyesuaian terasa presisi tanpa perlu repot menarik tuas manual. Dalam perjalanan panjang lintas tol Trans Jawa, fitur pijat pada kursi benar-benar terasa manfaatnya. Saat badan mulai pegal setelah berjam-jam menyetir, fitur ini membantu menjaga stamina tetap prima. Ditambah lagi adanya ventilated seat dan heated seat, membuat suhu tubuh tetap nyaman, baik saat siang terik maupun ketika udara malam mulai dingin. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Menariknya, fitur pemanas dan ventilasi ini juga tersedia untuk penumpang belakang, jadi bukan cuma pengemudi yang dimanjakan. Soal hiburan, sistem audio 14 speaker dari Sony menghadirkan kualitas suara yang terasa premium. Bahkan ada speaker di bagian headrest, membuat pengalaman mendengarkan musik terasa lebih personal dan imersif. Dalam perjalanan panjang yang kadang membosankan, kualitas audio seperti ini benar-benar meningkatkan mood. Jaecoo J8 SHS Ardis jadi salah satu peserta dalam Electrification Journey Festival 2025 Untuk urusan pengisian daya perangkat, tersedia dua dermaga USB Type-C di depan serta wireless charging 50 watt yang sudah dilengkapi ventilasi AC agar ponsel tidak kelewat panas. Hal kecil seperti ini terasa penting ketika navigasi dan streaming musik terus menyala sepanjang perjalanan. Masuk ke baris kedua, kenyamanan tetap terjaga. Ruang kaki terasa lega, bahkan untuk penumpang dengan tinggi 180 cm. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Dalam perjalanan menuju Yogyakarta, penumpang belakang masih bisa bekerja dengan nyaman tanpa merasa sempit. Ketika panoramic roof dibuka, kabin langsung terasa lebih terang dan lapang berkat cahaya alami yang masuk. Efeknya bukan cuma estetika, tapi juga membuat suasana kabin terasa lebih rileks dan tidak pengap selama perjalanan jauh. Untuk urusan performa dan pengendalian di berbagai kondisi jalan, Jaecoo J8 SHS Ardis mengandalkan teknologi ARDIS (Allroad Drive Intelligent System) dengan enam mode berkendara. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Saat melintasi jalan tol mulus, karakter mobil terasa stabil dan tenang. Ketika menemui jalan bergelombang atau permukaan kurang rata, suspensi CDC magnetik bekerja adaptif dengan memindai kondisi jalan hingga 100 kali per detik dan menyesuaikan secara real time. Sebagai model flagship, aspek keselamatan juga terasa komprehensif. Kamera 540 derajat membantu saya memantau kondisi sekitar dari berbagai sudut—kanan, kiri, depan, belakang, bahkan tampilan bawah kendaraan. Fitur ini sangat membantu saat parkir di rest area yang padat. Selain itu, tersedia 10 airbag yang melindungi hampir seluruh sisi kabin, serta 19 fitur ADAS yang aktif membantu menjaga jarak, stabilitas, dan keselamatan selama perjalanan. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Setelah menuntaskan perjalanan panjang pulang-pergi Jakarta–Yogyakarta, saya menyimpulkan bahwa Jaecoo J8 SHS Ardis bukan sekadar SUV bertenaga besar dengan baterai jumbo. Mobil ini menawarkan paket lengkap: kenyamanan premium, teknologi adaptif, hiburan berkualitas, hingga fitur keselamatan menyeluruh yang benar-benar terasa manfaatnya dalam penggunaan nyata. Untuk road trip jarak jauh, kombinasi fitur dan teknologi seperti ini membuat perjalanan bukan hanya sampai tujuan, tetapi juga tetap nyaman dan aman sepanjang jalan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang