Insentif mobil listrik belum pasti dilanjutkan atau tidak tahun ini. Meski begitu, pabrikan China seperti Jaecoo tetap mempertahankan harga mobil listriknya agar tidak naik. Model seperti J5 EV pun harganya masih sama seperti awal peluncuran, yakni di bawah Rp 300 jutaan."Untuk harga (Jaecoo J5 EV) masih di bawah Rp 300 juta. Di Rp 299.900.000 (untuk varian premium)," ujar Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, kepada detikOto. Sementara buat varian standard, banderolnya masih di kisaran Rp 249.900.000. Hal ini tentunya menarik, sebab sejak diperkenalkan November 2025 lalu, harga murah Jaecoo J5 EV ini sejatinya ditawarkan untuk 1.000 pembeli pertama. Tapi kemudian pemesanan mobil ini membludak dan hingga kini telah mencatatkan SPK (surat pemesanan kendaraan) lebih dari 15 ribu unit.Kata Ilham, harga Jaecoo J5 EV dipertahankan seperti awal peluncuran lantaran masih menunggu kepastian soal insentif mobil listrik. "Untuk saat ini (harga dipertahankan). Karena belum ada keputusan insentif lanjut atau tidak," sambung Ilham.Selain itu, Jaecoo Indonesia juga menawarkan opsi lock price dengan angka Rp 10 juta. "Namanya lock price warranty. Jadi jaminan mengunci harga agar tetap di harga Rp 299.900.000," terang Ilham.Sebagai informasi, di atas kertas Jaecoo J5 EV dilengkapi motor listrik 155 kW (210 PS) dan baterai 60,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 461 km (NEDC), juga dukungan pengisian cepat DC 130 kW.Struktur baja berkekuatan tinggi, 17 fitur ADAS, enam airbags, serta kamera 540° melengkapi aspek keselamatan, sedang layar 13,2 inci, konektivitas pintar, dan kapasitas bagasi hingga 1.180 liter mendukung kenyamanan dan fleksibilitas penggunaan.