Ketidakpastian kebijakan insentif kendaraan elektrifikasi membuat sejumlah produsen otomotif harus menyiapkan strategi agar minat konsumen tetap terjaga. Salah satunya dilakukan oleh merek asal China, Jaecoo, dengan menawarkan skema lock price bagi calon pembeli mobilnya di Indonesia. Program ini terutama ditujukan untuk model listriknya, Jaecoo J5 EV, yang hingga kini telah mencatatkan lebih dari 15.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) di Indonesia. Skema tersebut diharapkan dapat memberi kepastian bagi konsumen yang sudah berminat membeli, tetapi masih menunggu kejelasan aturan dari pemerintah. Konsumen dapat mengamankan harga kendaraan lebih awal meski kondisi pasar atau regulasi masih berpotensi berubah. Dengan begitu, calon pembeli tetap memiliki gambaran harga saat memutuskan memesan kendaraan. Ilham Pratama selaku Head of Marketing Jaecoo Indonesia mengatakan, langkah tersebut diambil karena hingga kini belum ada kepastian terkait kebijakan insentif kendaraan elektrifikasi. Sementara itu, perusahaan menilai konsumen tetap membutuhkan kejelasan sebelum memutuskan membeli kendaraan. “Karena kita belum ada informasi tentang insentif, tapi kita juga tidak bisa hanya menunggu. Konsumen tetap menginginkan produk tersebut dan menunggu kepastian,” ujar Ilham kepada Kompas.com, Kamis (5/3/2026). Jaecoo J5 EV Ia menjelaskan, skema lock price memungkinkan konsumen mengunci harga kendaraan sejak awal. Dengan begitu, jika nantinya terjadi perubahan harga akibat kebijakan baru atau faktor lain, konsumen yang sudah mengikuti program tersebut tetap mendapatkan harga yang telah disepakati. Menurut Ilham, bila di kemudian hari pemerintah memberikan insentif yang membuat harga mobil menjadi lebih rendah, maka konsumen tetap akan mendapatkan manfaatnya. Selisih harga tersebut akan dikembalikan kepada pembeli. “Kalau misalnya nanti ada insentif, tentu akan kembali ke konsumen karena itu hak mereka,” kata Ilham. Namun demikian, Jaecoo menegaskan bahwa program lock price tidak bersifat wajib. Konsumen tetap memiliki kebebasan untuk mengikuti skema tersebut atau menunggu hingga harga resmi kendaraan diumumkan secara penuh. Sebagai informasi, insentif kendaraan elektrifikasi yang dimaksud merujuk pada kebijakan pemerintah berupa keringanan pajak untuk kendaraan rendah emisi, termasuk mobil listrik. Program tersebut terakhir berlaku hingga akhir 2025 dan hingga kini pelaku industri masih menunggu kepastian apakah kebijakan serupa akan kembali diterapkan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang