Continuously Variable Transmission (CVT) menjadi salah satu bagian vital pada motor matik yang wajib mendapat perhatian saat servis rutin. Berbeda dengan mesin yang relatif awet selama perawatan oli dijaga, komponen di dalam CVT justru lebih rentan aus karena terus bergesekan saat motor digunakan. Sejumlah komponen bahkan kerap habis lebih cepat dari perkiraan pemilik motor, terutama jika gaya berkendara cenderung agresif atau motor jarang diservis secara berkala. Ilustrasi roller CVT motor matik Seal dan Slide Piece Jadi Langganan Diganti Product Expert Digioto, Liongky, menjelaskan bahwa saat servis CVT, ada dua komponen yang besar kemungkinan harus diganti, yakni seal pulley belakang dan seal kruk as. "Kalau servis CVT sih seal pulley belakang yang cowo-cewe sama seal kruk as. Itu kebanyakan di matic Yamaha," ujar Liongky kepada Kompas.com, Rabu (9/9/2026). Menurutnya, seal pulley belakang bahkan lebih sering ditemukan bermasalah dibanding komponen lain. Selain itu, pada motor bekas atau motor yang jarang diservis, slide piece yang berada di tutup rumah roller juga kerap ditemukan hilang atau aus. "Sama buat yang baru beli motor seken atau jarang servis, itu kadang suka hilang slide piece yang di tutup rumah roller," katanya. roller cvt pada motor matik Liongky juga menyoroti kasus CVT yang telah dimodifikasi, misalnya pulley yang dibubut atau alur roller yang dikerok. Menurutnya, hal itu justru berisiko mempercepat kerusakan komponen, khususnya roller. "Belum lagi ketemu CVT yang sudah modifikasi. Pulley dibubut, alur roller dikerok. Kadang ketemu customer yang mengeluh roller peang terus, pas dicek sudah kerokan," jelasnya. "Kadang kerokannya itu jelek, enggak halus. Itu kan diujung jalur roller ada stopper, kadang itu juga dihilangkan. Itu bergerak terlalu jauh, roller keluar jalur, menggesek ke tutup rumahnya, makanya cepat peang," papar Liongky. Slide Piece dan Roller Paling Sering Habis Senada dengan Liongky, pemilik Garage +62, Dustin, menyebut ada dua komponen CVT yang paling sering habis dan perlu diganti saat servis, yaitu slide piece dan roller. "Yang sering habis biasanya ada dua. Pertama, slide pieces atau slidder. Ini sering habis karena naik turun gesekkan di rumah roller. Kedua, roller. Ini juga sering habis atau peyang, karena ini juga bergesekan yang disebabkan gaya sentrifugal," ujar Dustin. Selain kedua komponen tersebut, ia menyebut ada juga komponen lain yang biasa diganti, seperti kampas ganda, belt, rumah roller, dan pulley. Namun, komponen-komponen ini disebut memiliki usia pakai yang jauh lebih panjang. Meski begitu, Dustin menegaskan bahwa faktor pemakaian tetap menjadi penyebab paling dominan dibanding faktor lain.