Sepeda motor dengan transmisi manual alias motor kopling menyajikan sensasi berkendara yang lebih sporty dibandingkan motor bebek maupun skuter matik (skutik). Aktivitas menarik tuas kopling, perpindahan gigi, hingga mengolah putaran mesin menjadi kepuasan tersendiri bagi para pengendaranya. Meski populasinya di jalanan tak sebanyak skutik, sepeda motor jenis ini tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang menyukai sensasi berkendara yang responsif. Honda New CBR150R edisi MotoGP Dari segi perawatan, motor kopling manual terbilang cukup ramah di kantong. Komponen yang butuh penggantian rutin terbilang lebih sedikit bila dibandingkan dengan skutik yang memiliki banyak bagian pada sektor transmisi Continuously Variable Transmission (CVT). Pemilik bengkel Yud33 Motor, Yudhi, menjelaskan bahwa suku cadang motor kopling yang tergolong sering diganti sebenarnya sangat terbatas. “Motor dengan kopling jarang pergantian part-nya. Gearset dan rantai saja masih bisa disetel, atau kalau sudah longgar, bisa dipotong,” ujar Yudhi kepada Kompas.com, Jumat (11/9/2026). Gearset, Kampas Rem, dan Ban Yudhi menambahkan, selain gearset dan rantai, suku cadang habis pakai seperti kampas rem dan ban diganti menyesuaikan dengan intensitas penggunaan harian. Jika kampas rem sudah menipis atau alur ban mulai botak, penggantian wajib dilakukan demi menjaga keselamatan berkendara. Usia Pakai Kampas Kopling dan Gejala Aus Sementara pada sektor transmisi, komponen utama seperti kampas kopling sejatinya memiliki umur pakai yang tergolong panjang. Namun, durabilitasnya sangat bergantung pada gaya berkendara pemiliknya. Yamaha WR155R model year 2024 Pemilik Garage +62, Dustin, mengungkapkan bahwa dalam kondisi normal, kampas kopling mampu bertahan dua hingga tiga tahun. “Kampas kopling, itu juga lama usia pakainya bisa dua tahun sampai tiga tahun. Tapi balik lagi ke pemakaian, kalau kasar, ada yang satu tahun sudah ganti,” kata Dustin kepada Kompas.com. Dustin menjelaskan, kampas kopling yang mulai aus dapat dirasakan langsung oleh pengendara. Gejala yang paling umum adalah munculnya rasa selip saat proses perpindahan gigi, serta tarikan mesin yang terasa loyo meski posisi gigi transmisi sudah masuk. Biaya Penggantian Ramah Kantong Jika harus melakukan penggantian kampas kopling, pemilik motor tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam karena harganya relatif terjangkau. “Ganti kopling biayanya juga enggak mahal. Kampas kopling satu set antara Rp 100.000 sampai Rp 150.000, tergantung model,” tutur Dustin.