Populasi sepeda motor bebek atau underbone di jalanan saat ini memang tak sebanyak skuter matik (skutik). Kendati demikian, jenis motor ini masih banyak diandalkan untuk mobilitas harian, mulai dari transportasi berangkat kerja hingga mencari nafkah bagi pengemudi ojek online. Salah satu keunggulan utama motor bebek adalah keandalannya serta perawatan yang relatif simpel. Bahkan jika dibandingkan dengan skutik, komponen yang membutuhkan penggantian rutin pada motor bebek justru lebih sedikit. Motor bebek pengangkut barang. Pemilik Bengkel Garage +62, Dustin, menjelaskan bahwa suku cadang yang cepat aus pada motor bebek jumlahnya terbilang minim bila disandingkan dengan komponen transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) milik skutik. “Yang cepat aus itu gear dan rantai. Tetapi tidak secepat part-part CVT di skutik,” ujar Dustin kepada Kompas.com, Jumat (11/9/2026). Gear dan Rantai Penggerak Dustin memaparkan, sektor penggerak motor bebek hanya mengandalkan dua komponen utama, yakni gear (gir) dan rantai. Dengan perawatan yang baik, usia pakai kedua komponen ini rata-rata tergolong awet dan bisa bertahan di atas satu tahun. Ilustrasi rantai motor kendor. “Kalau CVT di skutik kan part-nya banyak, jadi lebih banyak yang rusak,” kata Dustin. Penggantian gir dan rantai wajib dilakukan secara berkala karena fungsinya yang krusial untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang. Jika diabaikan hingga mata gir menajam, risiko bahaya seperti rantai putus atau terlepas saat motor melaju bisa saja terjadi. “Kalau enggak diganti, rantai bisa putus atau lagi jalan bisa lepas. Karena gear-nya sudah lancip,” kata Dustin. Filter udara motor matik yang kondisinya kotor, namun masih bisa dipakai karena sekatnya masih bagus Filter Udara dan Komponen Mesin Sementara di sektor jantung pacu, mesin motor bebek terkenal sangat awet selama pemiliknya rajin melakukan ganti oli secara teratur. Begitu pula dengan kampas koplingnya yang memiliki daya tahan relatif panjang. Selain rantai dan gir, komponen lain yang perlu diganti secara berkala adalah filter udara. “Yang rutin lainnya paling filter udara. Itu sama seperti di skutik, rata-rata 10.000 km sudah kotor dan perlu diganti,” kata Dustin. Filter udara yang kotor akan menghambat pasokan udara ke ruang bakar. Kondisi ini membuat proses pembakaran menjadi tidak sempurna, konsumsi bahan bakar lebih boros, dan ruang bakar cepat kotor. “Pembakaran di ruang bakar itu butuh campuran udara dan bensin lalu diledakkan oleh busi. Kalau filter kotor, udara kurang banyak, bensin jadi boros dan ruang bakar cepat kotor,” ungkapnya. Estimasi Biaya Penggantian Mengenai besaran biaya, harga suku cadang motor bebek bervariasi tergantung tipe dan merek kendaraannya. Namun secara umum, pengeluaran untuk perawatan berkala ini masih terbilang ramah di kantong. Untuk penggantian satu set gir dan rantai, biaya yang dibutuhkan rata-rata berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 400.000. Sedangkan untuk filter udara, banderol harganya berkisar antara Rp 60.000 sampai Rp 150.000. Sebagai gambaran, filter udara untuk Honda Supra dibanderol sekitar Rp 60.000.