Toyota Veloz menjadi salah satu Low MPV yang cukup diminati di pasar mobil bekas. Selain desain yang modern dan fitur yang lengkap, model ini juga dikenal memiliki daya tahan cukup baik. Meski begitu, seperti mobil bekas pada umumnya, Toyota Veloz tetap memiliki sejumlah penyakit yang kerap muncul seiring pemakaian. Muchlis, Pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi Garasi Auto Service, mengatakan terdapat beberapa komponen yang perlu menjadi perhatian calon pembeli maupun pemilik Veloz bekas. Bagian Kaki-kaki Salah satu keluhan yang cukup sering ditemui adalah munculnya bunyi pada bagian kaki-kaki depan. Toyota Veloz “Untuk kaki-kaki depan yang mulai bunyi, biayanya berkisar Rp 400.000 hingga Rp 1 juta jika hanya mengganti bushing atau stabilizer, sedangkan jika shockbreaker yang harus diganti, biayanya bisa mencapai Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta,” kata Muchlis kepada Kompas.com, Jumat (22/5/2026). Menurutnya, biaya perbaikan masih tergolong ringan jika hanya mengganti bushing atau stabilizer. Namun akan meningkat cukup signifikan apabila shockbreaker harus diganti. Masalah lain yang juga kerap dikeluhkan adalah transmisi CVT yang terasa kurang responsif atau sedikit kasar saat perpindahan tenaga. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan kualitas oli CVT yang sudah menurun. “Pada transmisi CVT yang mengalami delay atau terasa kasar, biaya perbaikan berkisar Rp 800.000 hingga Rp 1,5 juta untuk kuras oli CVT. Namun, jika kerusakan sudah parah hingga harus perbaikan total, biayanya bisa menembus lebih dari Rp 20 juta,” katanya. Ia menegaskan, perawatan berkala seperti penggantian atau pengurasan oli CVT sangat penting untuk mencegah kerusakan yang lebih besar dengan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal. Interior Toyota Veloz 2022 Sistem Rem Parkir Selain itu, pada bagian pengereman, sistem Electronic Parking Brake (EPB) juga bisa mengalami gejala rem berdecit. Biasanya hal ini disebabkan oleh kotoran atau kampas rem yang mulai menipis. “Pada sistem rem belakang dengan EPB yang berdecit, biaya penanganan berkisar Rp 150.000 hingga Rp 300.000 untuk pembersihan. Namun jika kampas rem sudah harus diganti, biayanya berada di kisaran Rp 400.000 hingga Rp 700.000,” ucap Muchlis. Masalah ini umumnya masih tergolong ringan dan bisa diatasi dengan pembersihan atau penggantian kampas rem. Selain sektor mekanis, masalah juga bisa muncul pada sistem hiburan atau head unit. Beberapa pengguna melaporkan unit bisa mengalami hang, glitch, atau lag. “Jika head unit mengalami hang atau glitch, perbaikannya umumnya bisa dilakukan melalui update software resmi secara gratis, atau menggunakan jasa pihak ketiga dengan biaya sekitar Rp 150.000 hingga Rp 300.000,” ucapnya. Dalam banyak kasus, permasalahan ini tidak membutuhkan penggantian perangkat, melainkan cukup dengan pembaruan software. Meski Toyota Veloz bekas masih tergolong andal di kelasnya, calon pembeli tetap perlu memperhatikan beberapa potensi masalah yang umum terjadi. Mulai dari kaki-kaki, transmisi CVT, sistem rem EPB, hingga head unit. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang