Kesetiaan Bambang terhadap Daihatsu Terios TS manual 2009 tidak hanya terlihat dari usia pakainya yang telah menembus 17 tahun, tapi juga dari kondisi kendaraan yang masih terawat hingga kini. Menariknya, selama digunakan sejak Februari 2009, mobil tersebut hanya mengalami penggantian pada beberapa komponen penting. Bambang mengungkapkan, penggunaan Terios miliknya tergolong ringan hingga menengah dan lebih banyak dipakai untuk aktivitas harian di dalam kota. Cerita Bambang pemilik Daihatsu Terios sejak 2009 “Saya pakai mobil ini di dalam kota saja sehari-harinya. Paling jauh saya pakai ke Gorontalo beberapa pekan lalu karena ada keperluan,” ujarnya di sela-sela gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung 2025 di Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (13/12/2025). Seiring usia kendaraan yang terus bertambah, sejumlah komponen memang sudah mengalami penggantian. Namun, ia menegaskan tidak banyak bagian yang diganti di luar kebutuhan fungsional. “Yang sudah diganti itu radiator, baling-baling atau turbo ventilator (fan intake), dan pelek supaya terlihat macho,” kata dia. Cerita Bambang pemilik Daihatsu Terios sejak 2009 Penggantian radiator dilakukan dengan solusi yang menarik. Bambang mengombinasikannya dengan radiator milik Daihatsu Gran Max, yang dinilai masih kompatibel dan mampu menjaga suhu mesin tetap optimal. “Radiatornya dikombinasikan dengan Gran Max yang sekarang,” ujarnya. Sementara untuk pelek, Bambang mengaku pergantian tersebut lebih bersifat estetika. Pelek standar bawaan pabrik masih tersimpan rapi di rumah dan tidak mengalami kerusakan. Cerita Bambang pemilik Daihatsu Terios sejak 2009 “Pelek standar saya masih ada di rumah. Ini saya ganti supaya kelihatan macho. Ukurannya tidak saya ganti, yaitu 17 inci,” kata dia sambil tersenyum. "Saya selalu servis tepat waktu dan tidak mengikuti jarak tempuh. Enam bulan sekali saya servis, ganti cairan seperti oli. Biayanya pun terjangkau, hanya sekitar Rp 500.000," ucap Bambang. Atas kesetiaannya itu, Bambang mendapat apresiasi melalui program 'Bahagia Sejak Pertama'. Selama itu pula, Terios miliknya telah menempuh jarak 78.679 kilometer, menjadi saksi berbagai perjalanan hidup bersama keluarga dan pekerjaan. Cerita Bambang pemilik Daihatsu Terios sejak 2009 Sebagai informasi, Daihatsu Terios TS manual 2009 dibekali mesin 1.5L 3SZ-VE VVT-i yang menghasilkan tenaga sekitar 109 PS, dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan dan sistem penggerak roda belakang (RWD). Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang