Bagi sebagian orang, mobil pertama bukan sekadar alat transportasi. Mobil bisa menjadi saksi perjalanan hidup, pengikat kenangan, sekaligus teman setia dalam berbagai fase kehidupan. Seperti yang dirasakan Bambang, pemilik Daihatsu Terios 2009, yang hingga kini masih setia menemani kesehariannya. Sejalan dengan tema Daihatsu “Bahagia sejak pertama, Karena Kamu Ada”, kisah Bambang seolah mewakili pengalaman banyak pemilik mobil pertama Daihatsu. Mobil yang dibelinya pada Februari 2009 itu awalnya dipersiapkan sebagai kado spesial untuk sang istri. Sejak saat itu, Terios bukan hanya menjadi kendaraan keluarga, tetapi juga bagian dari cerita hidup mereka. “Saya beli kendaraan ini di tahun 2009, bulan Februari. Saya siapkan untuk kado istri saya, sampai sekarang tidak mau melepas kendaraan ini karena ada historinya. Seperti saya mencintai keluarga saya, saya mencintai Daihatsu,” ujar Bambang, di Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (13/12/2025). Sampai saat kini, Terios tersebut telah menempuh jarak 78.743 kilometer. Angka yang menunjukkan konsistensi pemakaian, sekaligus bukti keandalan mobil yang sudah berusia lebih dari satu dekade. Cerita Bambang pemilik Daihatsu Terios sejak 2009 Bagi Bambang, alasan memilih Terios sejak awal cukup sederhana, namun fungsional. Dengan mesin 1.500 cc, Terios dinilainya punya tenaga yang memadai untuk kebutuhan keluarga. Kapasitas tujuh penumpang membuatnya fleksibel digunakan saat bepergian bersama, sementara ruang bagasi yang lapang memberi nilai tambah untuk aktivitas sehari-hari. “Tempatnya juga lapang, di bagasi saya bisa gunakan untuk bahan-bahan yang berat, seperti angkut semen atau batako,” katanya. Tak hanya soal daya angkut, Bambang juga menilai Terios sebagai kendaraan yang kokoh dengan konsumsi bahan bakar yang masih terjangkau dan relatif irit. Kombinasi inilah yang membuatnya tetap setia, meski pilihan mobil baru terus bermunculan. Lebih dari sekadar spesifikasi, keterikatan emosional menjadi alasan utama mengapa Bambang tak berniat melepas mobil pertamanya. Terios menjadi simbol kebahagiaan awal membangun keluarga, sekaligus kendaraan yang selalu hadir di berbagai momen penting. Menutup ceritanya, Bambang pun berbagi pesan kepada sesama pengguna Daihatsu. “Semoga penggemar Daihatsu bisa memelihara kendaraan sesuai dengan buku petunjuk, agar servis kendaraan bisa awet,” kata dia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang