Motor matik yang brebet saat gas dibuka pelan atau di putaran bawah kerap membuat pengendara tidak nyaman. Respons terasa tersendat, bahkan kadang muncul gejala seperti mau mati ketika berjalan pelan di kemacetan. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena bisa menjadi tanda ada komponen yang mulai bermasalah. Menurut Agung, teknisi Vansy Motor di Tangerang, brebet di putaran bawah umumnya berkaitan dengan suplai udara dan bahan bakar yang tidak optimal. “Kalau brebetnya terasa saat awal buka gas atau jalan pelan, biasanya masalah ada di throttle body kotor atau injektor mulai mampet,” kata Agung kepada Kompas.com, Sabtu (28/2/2026). Throttle body berfungsi mengatur aliran udara yang masuk ke ruang bakar. Jika bagian ini kotor akibat penumpukan karbon dan debu, suplai udara menjadi tidak stabil. Akibatnya, campuran udara dan bahan bakar tidak ideal sehingga mesin tersendat saat akselerasi awal. Selain itu, injektor yang mulai kotor juga bisa memengaruhi pola semprotan bensin. Semprotan yang tidak merata membuat pembakaran kurang sempurna, terutama di putaran rendah. Gejalanya berupa brebet ringan hingga terasa seperti tenaga tertahan. “Motor injeksi sekarang sensitif. Sedikit saja aliran bahan bakar terganggu, langsung terasa di putaran bawah,” ujar Agung. Throttle body kotor Komponen lain yang wajib dicek adalah filter udara. Filter yang terlalu kotor akan menghambat aliran udara ke mesin. Dampaknya serupa, yaitu campuran tidak seimbang dan pembakaran tidak maksimal. Pembersihan atau penggantian filter udara secara berkala sangat disarankan, terutama bagi motor yang sering dipakai harian di jalan berdebu. Busi juga tak kalah penting. Busi yang sudah lemah atau elektroda aus dapat menyebabkan percikan api tidak stabil. Hal ini membuat pembakaran tersendat dan memicu brebet, terutama saat mesin masih di putaran rendah. Agung menyarankan servis berkala untuk mencegah masalah meluas. Pembersihan throttle body dan injektor bisa dilakukan sesuai interval servis, sementara busi dan filter udara dicek setiap beberapa ribu kilometer. “Jangan tunggu sampai brebetnya parah atau motor mati mendadak. Biasanya kalau ditangani lebih awal, cukup dibersihkan tanpa perlu ganti banyak komponen,” kata Agung. Dengan pengecekan rutin pada throttle body, injektor, filter udara, dan busi, performa motor matik tetap responsif dan nyaman digunakan, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas padat. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang