Audi Concept C memperkenalkan bahasa desain baru untuk pabrikan ini dengan satu ciri khas utama: gril vertikal yang sempit. Ini adalah elemen gaya baru yang dalam waktu dekat akan hadir di setiap model Audi. Massimo Frascella mengatakan kepada Auto Motor und Sport (memerlukan langganan) dalam sebuah wawancara bahwa gril tersebut akan menyebar ke seluruh jajaran model. Namun, Audi menyebut mereka akan menyesuaikan tampilannya agar paling pas untuk tiap model. Ia mengatakan kepada media tersebut: 'Kami telah mengembangkan elemen-elemen individual sedemikian rupa agar bisa digunakan secara fleksibel, sehingga model di segmen A berbeda secara signifikan dari mobil sport atau SUV—namun tetap terhubung oleh benang merah yang sama.' Masih belum jelas bagaimana Frascella akan mengubah desain gril itu untuk segmen kendaraan yang berbeda, tetapi ia mengatakan bahwa "setiap mobil membutuhkan karakternya sendiri." "Karakter" tersebut akan dibentuk melalui "proporsi mobil, garis-garis khusus, wajah, dan mata." Pada September lalu, dalam wawancara dengan rekan-rekan Motor1 kami di Italia, Frascella mengatakan bahwa langkah menuju elemen vertikal memberi Audi "keunggulan dari sisi diferensiasi" ketika merek lain merancang gril lebar berorientasi horizontal. Frascella dan timnya juga menyimpulkan bahwa desain Audi lebih mudah dikenali ketika mengandalkan elemen vertikal. Galeri: Konsep Audi C (2025) Pandangan Motor1: Suka atau tidak, gril baru Audi akan segera muncul di model-model lain seiring pabrikan ini memperkenalkan bahasa desain yang sepenuhnya baru. Tampilannya jelas berbeda dan menonjol dibanding merek-merek mewah lain, tetapi bisa saja begitu memecah opini hingga membuat sebagian calon pembeli mundur. Hanya waktu yang akan menjawab.