VIVA Otomotif: Mercedes-Benz G-Class Minat terhadap SUV off-road kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kendaraan yang dahulu hanya diminati penggemar petualangan kini berubah menjadi pilihan banyak konsumen, terutama di Amerika Serikat. Model seperti Ford Bronco, Jeep Wrangler, Ineos Grenadier, dan Rivian R1S terbukti memiliki pasar besar, sementara Mercedes-Benz G-Class tetap menjadi ikon SUV mewah dan tangguh. VIVA Otomotif: Logo mobil BMW Melihat tren tersebut, Audi dan BMW kini ikut terjun dengan mengembangkan SUV off-road kelas premium yang benar-benar dirancang untuk medan berat, bukan sekadar SUV mewah dengan tampilan kekar.Audi menjadi salah satu pabrikan yang lebih dulu memberi sinyal masuk ke segmen ini. Di awal 2025, mereka memperkenalkan Audi Q6 e-tron Offroad Concept. Kendaraan konsep ini menampilkan desain agresif dan sejumlah teknologi off-road serius, seperti ground clearance tinggi, penggunaan portal axle, hingga ban all-terrain. Meskipun baru sebatas konsep, mobil ini menjadi gambaran bahwa Audi mulai mempertimbangkan produksi SUV off-road sungguhan. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa versi produksi SUV tangguh Audi kemungkinan tidak akan memakai basis dari Q6 e-tron. Audi dikabarkan akan memanfaatkan platform dari Scout Motors, perusahaan saudara yang juga berada di bawah Volkswagen Group.Scout dikenal mengembangkan kendaraan listrik dan hybrid berbasis rangka body-on-frame, yang lebih cocok untuk medan berat dibanding platform SUV perkotaan.Jika benar, langkah ini berarti Audi sedang menyiapkan sebuah model baru yang benar-benar difokuskan untuk off-road, bukan sekadar varian tambahan dari model yang sudah ada.Produksinya diperkirakan akan dilakukan di pabrik Scout di South Carolina, Amerika Serikat, agar lebih efisien dan kompetitif di pasar Amerika. SUV off-road Audi ini diprediksi mulai muncul sekitar tahun 2030.BMW tidak mau tertinggal dalam memanfaatkan peluang pasar. Pabrikan asal Jerman ini tengah menyiapkan model baru dengan kode BMW G74, sebuah SUV besar yang dirancang sebagai pesaing langsung Mercedes G-Class dan Land Rover Defender. G74 disebut-sebut akan memiliki karakter off-road berat, meski tetap mempertahankan kemewahan khas BMW.Mobil ini dikabarkan menggunakan platform CLAR yang sudah dimodifikasi agar dapat menopang kemampuan off-road serius, termasuk ground clearance tinggi, suspensi yang lebih kuat, hingga struktur bodi yang dirancang menahan tekanan medan sulit.Pada tahap awal pengembangannya, BMW sempat mempertimbangkan G74 sebagai kendaraan listrik penuh. Namun karena permintaan pasar terhadap SUV besar bertenaga bensin dan hybrid masih sangat kuat, terutama di segmen off-road, BMW diduga akan menawarkan pilihan mesin konvensional maupun hybrid.Keputusan tersebut juga realistis mengingat teknologi dan infrastruktur kendaraan listrik untuk kategori off-road berat belum seoptimal kendaraan berbahan bakar.BMW berencana memproduksi G74 di pabriknya di Spartanburg, South Carolina, mulai sekitar tahun 2029. Pabrik ini merupakan pusat produksi global untuk SUV BMW, termasuk X5, X6, dan X7, sehingga menjadi lokasi strategis untuk memproduksi G74 yang ditargetkan menyasar pasar Amerika terlebih dahulu sebelum negara lain.Masuknya Audi dan BMW ke segmen ini bukan hal tiba-tiba. Penjualan SUV off-road premium menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.Selain konsumen petualang, banyak pembeli mobil mewah yang ingin memiliki kendaraan tangguh untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, sekaligus tetap menawarkan kenyamanan dan kemewahan.Pasar ini yang selama bertahun-tahun hanya didominasi G-Class kini dianggap sebagai peluang besar bagi pabrikan lain.Bagi konsumen, kehadiran SUV off-road dari Audi dan BMW berarti lebih banyak pilihan di kelas kendaraan premium yang tidak hanya mewah tetapi juga benar-benar bisa diandalkan di medan ekstrem.Sementara bagi industri otomotif, langkah ini menunjukkan bahwa SUV off-road mewah bukan lagi segmen kecil, melainkan kategori penting yang akan semakin berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Logo AudiJika model-model ini terbukti sukses di pasar besar seperti Amerika Serikat, tidak menutup kemungkinan versi internasionalnya juga akan hadir di kawasan Asia, termasuk Indonesia.Dengan strategi yang matang dan perkembangan teknologi yang terus maju, Audi dan BMW diperkirakan akan membawa warna baru dalam persaingan SUV off-road premium.Era di mana SUV mewah juga harus memiliki kemampuan jelajah luar biasa kini semakin nyata, dan para konsumen akan menjadi pihak yang paling diuntungkan dari hadirnya lebih banyak pilihan dalam kelas ini.