Logo Audi Audi dikenal sebagai merek mobil mewah asal Jerman dengan reputasi kuat di segmen premium global. Namun di China, kondisi pasar yang melemah mulai memukul jaringan diler merek tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah diler Audi dilaporkan menutup operasional, menghentikan layanan, atau kehilangan status resmi. Disadur VIVA Otomotif dari Carnewschina, Rabu 28 Januari 2026, penutupan ini terjadi di berbagai wilayah, termasuk Henan, Guangxi, Beijing, Jiangsu, dan Zhejiang.Salah satu kasus yang mencuat terjadi pada Januari 2026, ketika diler Kaifeng Jin’ao Audi dilaporkan berhenti beroperasi secara mendadak. Sejumlah pemilik kendaraan mengaku layanan purna jual mereka langsung terhenti. Para konsumen tersebut sebelumnya membeli paket perawatan multi-tahun seharga 16.800 yuan atau setara sekitar Rp37 juta, hingga 18.800 yuan atau sekitar Rp41 juta. Ironisnya, sebagian pemilik kendaraan baru membeli mobil Audi mereka sekitar enam bulan sebelum diler tersebut tutup.Dampak penutupan diler tidak hanya dirasakan konsumen. Para karyawan diler juga dilaporkan tengah menempuh jalur hukum akibat gaji yang belum dibayarkan. Layanan pelanggan FAW-Audi menyebut diler tersebut resmi keluar dari jaringan sejak 13 November 2025. Konsumen disarankan untuk berkomunikasi langsung dengan pihak diler atau mempertimbangkan langkah hukum. Tekanan di tingkat diler sejalan dengan performa penjualan Audi di China yang terus melemah. Sepanjang 2025, penjualan Audi tercatat turun 5 persen secara tahunan menjadi 617.500 unit. FAW-Audi juga mencatat penjualan sekitar 570.100 unit pada 2025, atau turun 6,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi meski merek tersebut mengklaim kembali memimpin segmen mobil mewah bermesin bensin di China.Untuk menjaga volume penjualan, strategi diskon agresif pun diterapkan di tingkat diler. Audi A3 model 2026 ditawarkan dengan harga mulai 106.700 yuan atau sekitar Rp235 juta, setara potongan sekitar 40 persen.Sementara Audi Q3 ditawarkan mulai 131.800 yuan atau sekitar Rp290 juta, dan Audi Q4 e-tron dibanderol 157.900 yuan atau sekitar Rp347 juta. Diskon tersebut diklaim setara potongan harga hingga 50 persen.Ke depan, Audi berharap pembaruan produk dapat mengembalikan kepercayaan pasar. FAW-Audi berencana meluncurkan Audi A6L generasi terbaru serta A6L e-tron berbasis platform listrik PPE khusus pasar China.