Saat Audi membeberkan rencana mereka untuk 2026 beberapa bulan lalu, pabrikan ini dengan sengaja tidak menyinggung apa yang bisa dibilang akan menjadi produk paling menariknya. Selain EV entry-level, Q7 generasi baru, dan Q9 pertama, Ingolstadt juga akan menyegarkan lini produknya dengan model RS yang sudah lama dinanti. Dalam pengumuman hari ini di LinkedIn (ya, di sana), Four Rings mengonfirmasi bahwa RS5 akan hadir tahun ini. Model generasi berikutnya akan menjadi plug-in hybrid pertama dari Audi Sport. Meski identitas mesinnya belum diungkap untuk saat ini, kita bisa membuat perkiraan yang masuk akal. Kami kuat menduga RS5 baru tidak terkena “wabah downsizing”, walau kini menjadi sebagian elektrifikasi. Model empat silinder dengan badge RS sudah lama dikesampingkan oleh pejabat perusahaan. Dan karena regulasi emisi yang makin ketat serta permintaan yang rendah, mesin lima silinder segaris tampaknya tidak akan bertahan lama. Karena itu, Audi Sport kemungkinan akan kembali menyelipkan mesin V6 di balik kap. Bobot akan menjadi isu nyata, mengingat sedan S5 (secara teknis liftback) saja sudah mencapai 1.950 kg dalam spesifikasi Eropa, diukur tanpa pengemudi namun dengan tangki terisi 90 persen. Angka itu 155 kg lebih berat dibanding S4 diesel spek Eropa lama yang digantikannya. Dalam bentuk wagon, S5 Avant baru berbobot 1.965 kg. Begitu Audi menambahkan paket baterai untuk konfigurasi PHEV, varian yang lebih buas akan menjadi semakin berat. Sebagai pembanding, A5 Avant plug-in hybrid versi reguler dengan mesin empat silinder yang lebih kecil saja sudah berbobot lebih dari 2.000 kg di Eropa. Kapasitas baterainya masih menjadi misteri, tetapi perlu diingat bahwa baterai A5 PHEV standar memiliki energi yang dapat digunakan 20,7 kWh. Dapat diasumsikan RS5 mendatang akan jauh lebih bertenaga dibanding pendahulunya. Jika model lama punya 444 hp (sekitar 331 kW), kami tidak akan terkejut bila generasi baru menembus 500 hp (sekitar 373 kW) setelah kontribusi motor listrik diperhitungkan. Torsi juga semestinya ikut meningkat signifikan dari mobil lama yang mencapai 600 Nm. Kali ini, sayangnya tidak akan ada RS5 Coupe atau Convertible. Audi meninggalkan gaya bodi dua pintu untuk generasi ini, sehingga yang tersisa hanya RS5 lima pintu dan RS5 wagon yang menggantikan RS4 Avant. Dengan TT dan R8 yang sudah lama hilang, Audi saat ini tidak menjual coupe maupun convertible. Namun, versi produksi dari Concept C akan mengisi kekosongan itu saat hadir—kemungkinan tahun depan—dengan atap targa lipat. Pandangan Motor1: Sejumlah puris mungkin akan mencibir gagasan RS plug-in hybrid, tetapi begitulah kenyataannya ketika Euro 7 sudah di depan mata. Melihat sisi positifnya, setidaknya Audi masih mempertahankan jumlah silinder untuk satu generasi lagi. Semoga hal yang sama berlaku untuk RS6, meski V8 tersebut juga kemungkinan besar akan menjadi bagian dari konfigurasi plug-in hybrid. RS5 baru mungkin bukan satu-satunya model Audi Sport yang kita lihat tahun ini. Walau belum diumumkan secara resmi, RS3 “GT” yang lebih hardcore sudah tertangkap kamera para paparazzi otomotif. Hot hatch pamungkas itu bisa debut pada 2026 sebagai penutup perjalanan mesin lima silinder 2,5 liter. Para penggemar Audi tampaknya bisa menantikan 2026 yang sangat sibuk.