Jeffrey Epstein Nama Jeffrey Epstein pernah menjadi sorotan dunia karena berbagai kontroversi hukum yang menjeratnya semasa hidup. Namun di balik kasus besar yang menyeretnya, terdapat sisi lain yang jarang disorot, yakni ketertarikannya terhadap dunia otomotif, khususnya mobil-mobil eksklusif yang sulit dimiliki. Finansier asal Amerika Serikat itu diketahui memiliki minat pada kendaraan mewah dan model yang tidak dijual bebas di negaranya. Sejumlah percakapan dalam email yang pernah dirilis otoritas hukum menunjukkan bahwa ia aktif mencari cara untuk mendapatkan mobil tertentu melalui jalur khusus. GULIR UNTUK LANJUT BACA Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Selasa 10 Februari 2026, salah satu model yang paling menarik perhatiannya adalah Toyota Century, sedan mewah yang selama ini dikenal sebagai simbol prestise di Jepang. Mobil tersebut terkenal karena produksinya terbatas dan umumnya hanya dipasarkan untuk konsumen domestik. Sekitar akhir 2014 hingga awal 2015, Epstein disebut berupaya mendatangkan Toyota Century ke Amerika Serikat. Ia mencoba memanfaatkan relasi yang dimilikinya dengan meminta orang terdekatnya menghubungi pihak terkait di Toyota.Namun upaya tersebut tidak berjalan mulus karena kendaraan itu tidak memenuhi standar regulasi Amerika Serikat. Untuk bisa masuk secara resmi, mobil tersebut harus melalui berbagai penyesuaian teknis yang dianggap tidak sebanding jika hanya untuk satu unit. Meski demikian, pembicaraan tidak berhenti sampai di situ. Salah satu rekan Epstein sempat mengusulkan alternatif dengan mencari dealer yang bersedia mengirim mobil tersebut ke Amerika lalu melakukan modifikasi agar sesuai dengan standar keselamatan federal.Sebelum tertarik pada Toyota Century, Epstein juga pernah membahas keinginannya untuk memiliki Hyundai Equus versi limusin. Ia sempat menanyakan apakah model tersebut tersedia di New York atau memungkinkan untuk diimpor dari luar negeri.Selain dua model tersebut, percakapan yang sama juga menyinggung sejumlah kendaraan lain yang bersifat lebih fungsional. Beberapa di antaranya termasuk Chevrolet Express, Nissan NV, dan Ford Transit yang dikenal sebagai kendaraan serbaguna.Ketertarikannya juga meluas ke merek-merek ultra-mewah yang identik dengan kalangan elite. Nama Maybach dan Rolls-Royce muncul dalam diskusi, menunjukkan bahwa ia mempertimbangkan berbagai pilihan kendaraan prestisius.Minat terhadap mobil yang tidak umum beredar di pasar lokal menunjukkan selera yang cukup spesifik. Bukan sekadar kendaraan mewah, tetapi model yang memiliki nilai eksklusivitas dan jarang terlihat di jalan. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Fenomena ini menggambarkan bagaimana mobil sering menjadi bagian dari gaya hidup kalangan berduit. Bagi sebagian orang, memiliki kendaraan langka menjadi simbol status sekaligus pembeda dari yang lain.Kisah tersebut juga memperlihatkan bagaimana regulasi suatu negara bisa menjadi penghalang bagi masuknya kendaraan tertentu. Meski memiliki koneksi dan sumber daya, proses impor kendaraan tetap harus mengikuti aturan teknis yang ketat.