Pasar mobil listrik bekas di Indonesia mulai menunjukkan geliat seiring meningkatnya populasi kendaraan ramah lingkungan tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Meski begitu, nilai jual kembali atau resale value mobil listrik disebut masih sangat bervariasi, tergantung merek, model, hingga strategi harga dari agen pemegang merek (APM). Menurut Azka, Chief Operating Officer (COO) Focus Motor Group, ada beberapa model mobil listrik yang nilai jual bekasnya masih tergolong tinggi. “Untuk resale value mobil listrik itu tergantung dari brand dan tipenya, kalau yang paling bagus itu Denza, contohnya Denza D9 tahun 2025 harga jualnya masih di kisaran Rp 860 juta sampai Rp 880 juta, sedangkan harga unit barunya Rp 950 juta,” ujarnya saat dihubungi GridOto.com, Jumat (6/3/2025). Artinya, penurunan harga Denza D9 setelah satu tahun pemakaian relatif kecil, yakni sekitar Rp 70 juta sampai Rp 90 juta. Atau jika dihitung depresiasinya sekitar 7,37 persen sampai 9,47 persen dalam satu tahun pertama pemakaian. Namun di sisi lain, ada juga mobil listrik yang mengalami depresiasi cukup besar dalam waktu singkat. “Ada juga yang resale valuenya sampai turun 40-50 persen lebih, seperti Hyundai dan Wuling," kata Azka. Menurutnya, resale value sebuah model atau merek biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah besarnya diskon yang diberikan saat pembelian unit barunya. Semakin besar diskon mobil barunya, maka harga unit bekasnya akan semakin turun. "Tapi sebenarnya resale value suatu brand kembali lagi ke ATPM-nya, berapa banyak diskon yang diberikan pada mobil barunya," kata Azka. Meski begitu, minat konsumen terhadap mobil listrik bekas disebut terus meningkat. Azka mengatakan, di showroom Focus Motor maupun jaringan Belanja Mobil Group, mobil listrik bekas justru menjadi salah satu komoditas yang paling dicari. “Kalau di focus motor atau belanja mobil, salah satu mobil paling laku ya mobil listrik, kami selalu stock semua mobil listrik kok karena demandnya besar sekali,” jelasnya. Adapun dari sisi merek, saat ini ada dua brand yang disebut paling banyak diminati oleh konsumen mobil listrik bekas. “Untuk sekarang top 2 (merek mobil listrik paling laku di Focus Motor) ada di BYD dan Hyundai, tapi mobil listrik merek lainnya seperti Chery, Aion, dan MG juga laku,” tutupnya.