Jaecoo J5 sedang dikebut produksinya. Langkah ini diambil menyusul lonjakan permintaan yang signifikan dari masyarakat Indonesia terhadap SUV listrik bergaya modern ini. Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sudah tembus 12 ribu."Sejak peluncurannya, respons masyarakat sangat fenomenal, melampaui 2.000 SPK hanya dalam dua hari. Hingga Januari 2026, saya bangga mengumumkan bahwa total SPK telah melebihi 12.000 unit," ujar Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma saat konferensi pers di Indonesia International Motor Show 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Tingginya angka pemesanan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Jaecoo dalam hal distribusi. Jim Ma menjelaskan bahwa proses pengiriman unit terus dilakukan secara bertahap kepada para pelanggan yang sudah mengantre."Sampai dua minggu lalu, kami telah mengirimkan lebih dari 3.000 unit J5 EV kepada pelanggan," tambahnya.Meski ribuan unit sudah sampai ke tangan konsumen, Jaecoo mengakui masih ada ribuan pemesan lainnya yang harus bersabar menunggu unit sampai ke garasi rumah mereka.Menanggapi antrean yang cukup panjang, Jaecoo Indonesia memastikan bahwa mereka tidak tinggal diam. Saat ini, pabrikan tengah memacu kapasitas produksi di pabrik mereka untuk mempercepat proses pengiriman tanpa mengurangi standar kualitas."Kami sedang memaksimalkan kapasitas produksi kami untuk memastikan pengiriman dilakukan secepat mungkin. Tim kami bekerja tanpa lelah untuk mempercepat proses ini sambil tetap menjaga standar kualitas tertinggi untuk setiap kendaraan," tegas Jim Ma.Jaecoo menyebut masa inden pembelian bulan Februari itu bisa sampai dua bulan."Untuk yang sudah SPK di tahun lalu kita janjikan bisa dikirim sebelum lebaran," kata Willy Winawan, Head of Sales Jaecoo Indonesia."Kemudian untuk yang SPK di tahun ini,kemungkinan kita akan bisa kirimkandi periode bulan depan atau bulan April. Jadi, sekitar 1-2 bulan lagi sudah terpenuhi," kata dia."Dan juga, yang melakukan pemesanan di saat ini, bisa dikirimkan juga di sekitar periode Maret dan April," jelasnya lagi.