Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mulai mematangkan strategi pengaturan arus kendaraan menjelang Ramadhan 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi perubahan pola mobilitas masyarakat selama bulan puasa. Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat internal guna menyusun skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas. "Jadi, memang kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sampai dengan tadi sore sudah melaksanakan rapat kesiapan-kesiapan untuk pola-pola pengaturan lalu lintas, termasuk juga pengamanan giat masyarakat selama bulan puasa," ujar Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (18/2/2026). Jalan Daan Mogot mengalami kemacetan parah akibat banjir di sejumlah titik pada Kamis (29/1/2026) pagi Menurut Robby, perubahan pola aktivitas masyarakat selama Ramadhan menjadi salah satu fokus utama dalam pemetaan tersebut. Jam keberangkatan dan kepulangan pekerja diperkirakan tidak lagi sama seperti hari biasa. "Tentunya, kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sudah memetakan pola mobilisasi masyarakat, yang tadinya giat masyarakat cenderung pagi saat, ini mungkin pada saat bulan puasa cenderung lebih agak siang untuk berangkat ke kantor di antara jam 8-9," kata Robby. Ia menjelaskan, pada bulan puasa banyak masyarakat yang baru berangkat bekerja sekitar pukul 09.00. Sementara waktu pulang kantor juga cenderung lebih awal, yakni sekitar pukul 14.00 hingga 15.00. Situasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat mengalami kemacetan total usai hujan deras mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Senin (9/2/2026) pagi. Perubahan rentang waktu tersebut berpotensi memicu lonjakan arus lalu lintas pada jam-jam tertentu. Kondisi ini berbeda dibanding hari biasa, ketika puncak kepadatan umumnya terjadi pada pagi lebih awal dan sore menjelang malam. "Oleh karena itu, kami dari Ditlantas sudah melakukan pemetaan dan menentukan pola-pola pengaturan, baik pagi maupun sore hari, untuk mengantisipasi kegiatan masyarakat dan pergeseran pola pergerakan masyarakat," ujarnya. Dengan pemetaan tersebut, kepolisian berharap pengaturan lalu lintas selama Ramadhan dapat berjalan lebih optimal. Rekayasa arus dan penempatan personel akan disesuaikan dengan dinamika pergerakan masyarakat agar kemacetan dapat ditekan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang