Kemacetan panjang terjadi di Tol Purbaleunyi arah Jakarta pada Sabtu pagi (29/11/2025) setelah kecelakaan beruntun terjadi di KM 125. Akun resmi @PTJASAMARGA memberikan informasi terbaru pada pukul 11.05 WIB. Dalam laporannya disebutkan bahwa jalur Pasir Koja KM 131 hingga Cimareme KM 124 mengalami kepadatan akibat penanganan kecelakaan di lajur kiri dan tengah. “#Tol_Purbaleunyi Pasir Koja KM 131 - Cimareme KM 124 PADAT, ada penanganan kecelakaan beruntun di lajur 1-2/kiri-tengah. GUNAKAN lajur kanan, harap berhati – hati,” tulis posting akun X Jasa Marga. 11.05 WIB #Tol_Purbaleunyi Pasir Koja KM 131 - Cimareme KM 124 PADAT, ada penanganan kecelakaan beruntun di lajur 1-2/kiri-tengah. GUNAKAN lajur kanan, harap berhati - hati. — PT. JASAMARGA (@PTJASAMARGA) November 29, 2025 Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.25 WIB tersebut masih dalam penanganan petugas di lokasi. Sementara detail kronologi, jumlah kendaraan yang terlibat, serta adanya korban belum dapat dipastikan. Kemacetan akibat insiden ini mengular cukup panjang. Arus kendaraan menghambat hingga keluar Gerbang Tol (GT) Baros, dengan antrean diperkirakan mencapai 1–2 kilometer dari titik lokasi. Kondisi ini membuat banyak kendaraan berjalan merayap sejak memasuki akses menuju jalur utama Purbaleunyi arah Jakarta. Panji Satriya, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, menyampaikan bahwa pihaknya masih mengumpulkan informasi mengenai penyebab kecelakaan. “Izin saya koordinasikan dulu ya,” ujar Panji ketika dikonfirmasi Kompas.com (29/11/2025). Dengan kondisi lalu lintas yang masih tersendat, pengemudi diimbau tetap berhati-hati, menjaga jarak aman, serta menggunakan lajur kanan sesuai arahan petugas. Kondisi arus lalu lintas di KM 125 Tol Purbaleunyi, Kota Cimahi, Jawa Barat, Minggu (14/4/2024). Alternatif rute keluar lebih awal menuju jalur arteri bisa dipertimbangkan bagi kendaraan yang masih berada cukup jauh dari lokasi kejadian. Hingga laporan ini diturunkan, penanganan kecelakaan masih berlangsung dan arus lalu lintas diperkirakan bakal berangsur normal setelah evakuasi selesai. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang