Sejumlah ruas jalan di Jakarta mengalami peningkatan kemacetan selama bulan Ramadhan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Kepadatan lalu lintas umumnya dipicu aktivitas masyarakat yang berburu takjil hingga pulang kerja lebih awal. Petugas RTMC Ditlantas Polda Metro Jaya Aiptu Yogi mengatakan, keramaian paling terlihat di sejumlah lokasi pusat kuliner takjil yang setiap tahun menjadi titik kumpul warga. Kondisi tersebut mulai terjadi pada sore hari dan berlangsung hingga malam. Antrean membeli bubur manis di Istana Bubur, takjil paling laris di Bazar Takjil Ramadhan Benhil 2026 atau bazar takjil di Benhil, Jumat (20/2/2026). “Keramaian yang menonjol jelang buka puasa yaitu di pasar takjil Pasar Benhil Jakarta Pusat, Grand Indonesia arah Thamrin City Jakarta Pusat, pasar takjil Santa Jakarta Selatan, serta Jalan Relasi arah Simprug Permata Hijau Jakarta Barat,” ujar Yogi kepada Kompas.com, Senin (23/2/2026). Menurut dia, lonjakan volume kendaraan biasanya mulai terasa sejak pukul 15.30 WIB. Arus lalu lintas kemudian terus meningkat seiring masyarakat yang keluar rumah untuk mencari makanan berbuka atau menuju lokasi ngabuburit. “Pukul 15.30 WIB mulai ramai sampai malam,” kata Yogi. Kepadatan umumnya dipengaruhi kendaraan yang berhenti di bahu jalan, aktivitas parkir sementara, serta tingginya pergerakan kendaraan roda dua dan roda empat di sekitar pusat jajanan. Situasi ini membuat laju kendaraan melambat, terutama di ruas jalan dengan lebar terbatas. Pengendara diimbau mengatur waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif agar terhindar dari kepadatan. Selain itu, masyarakat juga diminta tetap menjaga ketertiban lalu lintas demi keselamatan bersama selama Ramadhan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang