Ilustrasi pameran mobil Pasar otomotif nasional mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada Februari 2026. Berdasarkan data distribusi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilihat VIVA Otomotif Kamis 12 Maret 2026, penjualan mobil nasional mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Total penjualan retail mobil pada Februari 2026 mencapai sekitar 78 ribu unit. Angka tersebut naik cukup signifikan dibanding Januari 2026 yang berada di kisaran 67 ribu unit. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Jika dilihat secara bulanan atau month to month, pasar tumbuh sekitar 16,7 persen. Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi industri otomotif yang sempat bergerak cukup lambat di awal tahun.Momentum menjelang Ramadan dan mudik Lebaran juga mulai memberikan efek terhadap permintaan kendaraan baru. Biasanya periode ini memang menjadi salah satu musim penjualan mobil yang cukup kuat di Indonesia.Secara tahunan, pasar otomotif juga masih mencatatkan pertumbuhan. Pada Februari 2025 penjualan mobil tercatat sekitar 69 ribu unit, sementara Februari tahun ini mencapai lebih dari 78 ribu unit.Artinya terjadi kenaikan sekitar 11,9 persen secara year on year. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa daya beli konsumen terhadap kendaraan masih cukup terjaga.Jika dihitung secara akumulasi dua bulan pertama tahun ini, total penjualan mobil nasional sudah mencapai sekitar 145 ribu unit. Angka tersebut lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu yang berada di kisaran 134 ribu unit.Dengan demikian pasar otomotif nasional tumbuh sekitar 8,4 persen secara year to date. Pertumbuhan ini sekaligus memberi optimisme bagi para pelaku industri kendaraan roda empat.Toyota masih mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan penjualan lebih dari 22 ribu unit pada Februari 2026. Pangsa pasar merek asal Jepang tersebut bahkan masih berada di kisaran 30 persen dari total pasar.Di posisi kedua ada Daihatsu yang mencatatkan penjualan sekitar 12 ribu unit. Sementara Suzuki berhasil mencatatkan lonjakan penjualan yang cukup tajam hingga tembus lebih dari 9 ribu unit.Mitsubishi Motors dan Honda juga masih berada di jajaran lima besar penjualan nasional. Meski demikian, performa kedua merek ini menunjukkan tren yang berbeda sepanjang awal tahun.Di sisi lain, kehadiran merek-merek baru dari China mulai memberi warna baru dalam persaingan pasar otomotif Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup agresif.BYD misalnya berhasil meningkatkan penjualan lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu. Hal ini menunjukkan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi mulai mendapat respons positif dari konsumen Indonesia. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Selain itu, beberapa merek baru seperti Jaecoo dan Xpeng juga mulai mencatatkan angka distribusi yang cukup menarik. Meski volumenya belum besar, pertumbuhan merek-merek tersebut cukup menjadi perhatian.Melihat tren yang ada, persaingan pasar mobil di Indonesia diperkirakan akan semakin panas sepanjang tahun ini. Apalagi sejumlah pabrikan juga sudah menyiapkan peluncuran model baru untuk memancing permintaan konsumen.