Ilustrasi pameran mobil Penjualan mobil nasional pada Maret 2026 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, baik dari sisi distribusi pabrik ke dealer maupun penjualan langsung ke konsumen. Kondisi ini menunjukkan pasar otomotif masih menghadapi tekanan meski secara kumulatif tetap tumbuh tipis. Berdasarkan data terbaru Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif Senin 13 April 2026, wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer tercatat sebanyak 61.271 unit pada Maret 2026. Angka ini turun cukup dalam dibanding Februari yang mencapai 81.250 unit. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Penurunan juga terjadi pada retail sales atau penjualan dari dealer ke konsumen yang tercatat 66.637 unit di Maret 2026. Jika dibandingkan Februari yang mencapai 78.239 unit, terjadi penurunan signifikan di level permintaan.Meski begitu, secara kumulatif sepanjang Januari hingga Maret 2026, pasar masih menunjukkan tren positif tipis. Total wholesales mencapai 209.021 unit, naik dibanding periode sama tahun sebelumnya.Hal serupa juga terjadi pada retail sales yang mencatat total 211.905 unit sepanjang kuartal pertama 2026. Angka tersebut masih sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Dari sisi merek, Toyota masih menjadi penguasa pasar dengan kontribusi terbesar baik di wholesales maupun retail sales. Pada Maret 2026 saja, Toyota mencatat wholesales 17.984 unit dan retail sales 19.538 unit.Namun, jika dibandingkan bulan sebelumnya, performa Toyota juga mengalami koreksi cukup dalam. Hal ini menunjukkan pelemahan terjadi secara merata di hampir semua merek.Daihatsu berada di posisi kedua dengan wholesales 8.916 unit dan retail 11.115 unit pada Maret 2026. Sementara Mitsubishi Motors dan Suzuki juga masih bertahan di jajaran atas meski mengalami fluktuasi.Menariknya, beberapa merek baru dan kendaraan elektrifikasi masih menunjukkan tren pertumbuhan di tengah pasar yang melandai. BYD misalnya, tetap mencatat kontribusi signifikan dan menjaga posisinya di papan atas. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Di sisi lain, produksi kendaraan juga ikut mengalami penurunan pada bulan yang sama. Total produksi tercatat 81.345 unit, turun dari 108.850 unit pada Februari 2026.Meski demikian, ekspor kendaraan justru masih menunjukkan performa yang relatif stabil. Hal ini menjadi penopang penting bagi industri otomotif nasional di tengah perlambatan pasar domestik.