Penjualan mobil bulan Februari 2026 'meroket' naik 22 persen dari bulan lalu. Ada ragam faktor yang membuat orang Indonesia ramai-ramai beli mobil baru di awal tahun.Ketua Umum Gaikindo Putu Juli mengatakan pameran otomotif yang digelar menjadi salah satu penyebab naiknya penjualan di awal tahun."Memang sebelumnya banyak yang pesimis penjualan kendaraan hanya sekitar 780 ribu unit. Tapi kami melakukan banyak pameran dan edukasi sehingga masyarakat bisa mencoba langsung kendaraan," ujar Ketua Umum Gaikindo Putu Juli di Kemenperin, Jakarta, Jumat (13/3/2026) dikutip dari CNBC. Di Indonesia, mudik bukan sekadar tradisi pulang kampung, tapi juga penggerak utama roda ekonomi otomotif. Hubungan antara mudik dan lonjakan penjualan mobil hampir selalu berpola setiap tahunnya."Ya, salah satu yang mendukung penjualan kendaraan memang faktor mudik. Orang melihat jalan sudah bagus, perjalanan lebih nyaman, sehingga ada yang memilih membeli mobil baru," kata Putu.Peningkatan penjualan mobil juga dipengaruhi oleh kondisi infrastruktur jalan yang semakin baik di berbagai wilayah. Dengan jalan tol yang semakin luas dan nyaman, masyarakat semakin tertarik menggunakan kendaraan pribadi."Kondisi jalan sekarang semakin bagus sehingga banyak orang ingin mencoba mobil baru, apalagi menjelang mudik," ujarnya.Data Gaikindo mencatat, penjualan secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer kendaraan di bulan Februari 2026 mencatat kenaikan signifikan. Penjualan mobil secara wholesales pada bulan kedua tahun ini tercatat sebanyak 81.159 unit. Angka itu mengalami kenaikan 22,1% dibandingkan bulan Januari 2026 yang hanya sebanyak 66.472 unit.Sementara itu, dari retail sales atau penjualan dari dealer ke konsumen juga mengalami kenaikan dua digit. Gaikindo mencatat penjualan retail sales pada Februari 2026 mencapai 78.219 unit. Angka itu naik 16,7% dibanding bulan Januari 2026.