Toyota Avanza hingga saat ini masih menyandang status sebagai salah satu "mobil sejuta umat" pilihan keluarga Indonesia. Selain faktor daya angkut, efisiensi bahan bakar dan biaya operasional harian selalu menjadi pertimbangan utama para pemiliknya. Salah satu pengeluaran rutin yang paling terasa adalah biaya pengisian bahan bakar (BBM). Di tengah fluktuasi harga energi, tidak sedikit pemilik All New Avanza yang menimbang-nimbang antara menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite (RON 90) atau beralih ke BBM non-subsidi seperti Pertamax (RON 92). Lantas, jika dihitung secara matematis, berapa selisih biaya yang harus dikeluarkan pemilik Avanza untuk mengisi tangki bensin dari kondisi kosong hingga penuh (full tank) antara kedua jenis BBM tersebut? Ilustrasi antrean di SPBU Pertamina Sebagai catatan, All New Avanza baik untuk varian mesin 1.300 cc maupun 1.500 cc (baik transmisi manual maupun CVT) memiliki kapasitas tangki bahan bakar yang seragam, yaitu sebesar 43 liter. Berdasarkan penyesuaian harga BBM Pertamina terbaru untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertalite dipatok Rp 10.000 per liter, sementara Pertamax (RON 92) berada di angka Rp 16.250 per liter. Simulasi Biaya Isi Full Tank Toyota Avanza (43 Liter) Pertalite (RON 90): 43 x Rp 10.000 = Rp 430.000 Pertamax (RON 92): 43 x Rp 16.250 = Rp 698.750 Ilustrasi SPBU Pertamina. Harga Pertamax. Harga Pertamax hari ini. Harga BBM terbaru. Harga BBM Pertamina terbaru. Dari perhitungan di atas, terlihat ada selisih nominal sebesar Rp 268.750 untuk sekali pengisian penuh. Angka ini tentu terbilang cukup signifikan jika dikalikan dengan frekuensi pengisian dalam satu bulan, terutama bagi pengendara dengan mobilitas tinggi di perkotaan. Namun, di balik selisih harga tersebut, pemilik kendaraan juga harus memperhatikan aspek teknis mesin. Mesin modern Toyota Avanza berkode 1NR-VE (1.300 cc) dan 2NR-VE (1.500 cc) Dual VVT-i memiliki rasio kompresi yang cukup tinggi, yakni berada di kisaran 11,5:1. Secara spesifikasi pabrikan, rasio kompresi di atas 11:1 sebenarnya lebih ideal mengonsumsi BBM dengan oktan minimal RON 92 (setara Pertamax) guna mencegah gejala mesin mengelitik (knocking) dan menjaga performa serta efisiensi bahan bakar tetap optimal dalam jangka panjang.