Eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belakangan ini memicu kekhawatiran global, terutama terkait krisis energi dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini membuat masyarakat semakin mempertimbangkan kendaraan yang hemat biaya operasional. Selain itu, perbandingan efisiensi mobil listrik dan hybrid semakin relevan di tengah harga BBM yang fluktuatif. Mobil hybrid kerap dianggap sebagai jalan tengah, lebih hemat daripada bensin tanpa perlu bergantung penuh pada listrik. Kali ini, komparasi antara Jaecoo J5 EV dan Toyota Yaris Cross Hybrid. Berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Sabtu, 4 April 2026 : 1. Mobil Listrik vs ICE: Perbandingan Biaya Operasional Atto 1 dan Agya Di Indonesia, pilihan mobil irit umumnya mengerucut pada segmen Low Cost Green Car (LCGC) seperti Toyota Agya. Namun, kehadiran mobil listrik murah seperti BYD Atto 1 mulai menjadi alternatif baru. Lantas, bagaimana perbandingan biaya “adu irit” di atas kertas antara keduanya? 2. Jaecoo J5 EV vs Yaris Cross Hybrid: Duel Efisiensi Biaya Operasional Toyota Yaris Cross G Hybrid EV Keduanya menawarkan teknologi elektrifikasi, namun dengan dua pendekatan berbeda. Dari sisi spesifikasi, J5 EV mengandalkan motor listrik sepenuhnya dengan konsumsi energi rata-rata 11,4 kWh per 100 Km. Harganya Rp 299,9 juta, jadi pilihan SUV listrik murah saat ini di Indonesia. Artinya, satu kWh bisa menempuh sekitar 8,7 Km, bahkan mendekati 10 Km dalam kondisi optimal. 3. Biaya Operasional BYD M6 vs Daihatsu Xenia: Mana yang Lebih Irit? Segmen MPV keluarga di Indonesia kini makin beragam. Tidak hanya diisi model bermesin konvensional, pilihan kendaraan listrik seperti BYD M6 juga mulai dilirik sebagai alternatif. Di sisi lain, model konvensional seperti Daihatsu Xenia menjadi salah satu MPV yang banyak dipilih oleh keluarga Indonesia karena menawarkan konfigurasi tujuh penumpang dan dinilai irit untuk mobilitas Ibu Kota. 4. Polytron Dukung Transisi Energi: Hemat Rp 4 Juta dengan Motor Listrik Polytron Fox 350 Pemerintah Indonesia terus mendorong percepatan transisi energi melalui adopsi kendaraan listrik, termasuk rencana lanjutan program konversi motor bensin menjadi listrik. Menanggapi hal tersebut, Head of Group Product EV 2W Polytron Ilman Fachrian Fadly mengatakan, percepatan adopsi kendaraan listrik merupakan bagian penting dari transisi menuju energi bersih. 5. Adu Irit Mobil Listrik dan Hybrid: Jaecoo J5 EV vs Suzuki XL7 Hybrid New XL7 Hybrid Alpha Kuro. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang