Gejolak harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali memberikan kejutan bagi para pemilik kendaraan bermesin diesel di Tanah Air. Memasuki periode Mei 2026, penyedia bahan bakar swasta BP-AKR resmi mengatrol banderol produk unggulannya, BP Ultimate Diesel, ke angka yang cukup fantastis. Berdasarkan pantauan di lapangan, harga BP Ultimate Diesel kini menyentuh Rp 30.890 per liter. Angka ini menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang masih tertahan di level Rp 25.560 per liter. Dengan selisih kenaikan mencapai lebih dari Rp 5.000 per liter, biaya operasional harian tentu menjadi perhatian serius bagi para pemilik mobil bermesin peminum solar. Salah satu model yang paling terdengar dampaknya adalah Hyundai Palisade. SUV bongsor asal Korea Selatan ini memang dikenal sebagai ikon kendaraan keluarga premium yang mengandalkan torsi melimpah dari mesin diesel. Meski generasi terbarunya sudah mulai mengadopsi teknologi hybrid berbahan bakar bensin, populasi Palisade bermesin diesel di jalanan Indonesia masih sangat mendominasi. Hyundai Palisade Signature AWD Untuk varian mesin diesel, Palisade dibekali unit pacu CRDi berkapasitas 2.200 cc yang telah mengadopsi sistem common rail. Mengingat spesifikasi mesinnya yang modern dan presisi, penggunaan BBM dengan angka cetane tinggi seperti BP Ultimate Diesel menjadi sebuah kewajiban guna menjaga performa dan keawetan komponen internal mesin. Lantas, berapa biaya yang harus dikeluarkan pemilik untuk mengisi penuh tangki bahan bakarnya? Berdasarkan spesifikasi teknis, Hyundai Palisade generasi diesel memiliki kapasitas tangki mencapai 71 liter. Jika dikalikan dengan harga terbaru Rp 30.890, maka pemilik harus merogoh kocek hingga Rp 2.193.190 untuk sekali pengisian full tank. Angka di atas dua juta rupiah untuk sekali pengisian tangki tentu menjadi catatan tersendiri bagi segmen konsumen SUV mewah. Kenaikan ini seolah menjadi ujian bagi kenyamanan yang ditawarkan Palisade, mengingat pengeluaran untuk bahan bakar kini hampir menyamai biaya servis rutin ringan di bengkel resmi. Hyundai Palisade Facelift tipe Signature AWD Pemilik dilarang keras untuk turun kasta dalam memilih jenis bahan bakar hanya demi menghemat pengeluaran. Penggunaan BBM diesel berkualitas rendah pada mesin common rail modern sangat berisiko menyumbat injektor. Jika hal ini terjadi, biaya perbaikan yang harus dikeluarkan justru akan jauh lebih mahal ketimbang selisih harga bahan bakar itu sendiri. Selain risiko penyumbatan injektor, BBM berkualitas rendah juga mempercepat penumpukan karbon pada ruang bakar dan sistem gas buang. Oleh karena itu, di tengah tren harga yang kian melambung, efisiensi berkendara dan manajemen rute kini menjadi kunci utama bagi para pemilik Palisade agar tetap bisa menikmati kenyamanan kabin tanpa harus terlalu sering mampir ke SPBU. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang