Kapolres Metro Jaktim Kombes Alfian Nurrizal menilai pengemudi Pajero Sport yang tabrak lari pedagang buah gerobak tak punya empati. Seharusnya pelaku melaporkan diri ke polisi.Alfian menanyakan langsung kepada pelaku, mengapa langsung kabur dan tidak melapor polisi usai menabrak."Kenapa pada saat setelah kejadian hari Sabtu itu (tidak) melaporkan ke pihak kepolisian 'Pak tadi saya menabrak'," kata Alfian, dilihat detikcom di akun Instagramnya, Selasa (5/5/2026). Alfian menilai pelaku tidak memiliki empati dan rasa bertanggung jawab.Pelaku tidak segera melaporkan diri ke pihak berwajib setelah kejadian. Kejadian berlangsung pada hari Sabtu, namun pelaku baru diamankan oleh polisi pada hari Senin melalui upaya penjemputan paksa."Kau bukan takut dengan masyarakat, tapi kau tidak ada empati, tidak ada rasa tanggung jawab. Berani berbuat berani melakukan pertanggungjawaban perbuatanmu kepada pihak kepolisian," kata Alfian.Alfian menekankan tindakan yang bertanggung jawab bagi seseorang yang terlibat kecelakaan lalu lintas adalah segera mendatangi kantor polisi terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut agar bisa ditangani sesuai hukum."Harusnya melaporkan ke kepolisian terdekat untuk mengamankan dirimu. 'Saya tadi melakukan laka lantas, mohon dibantu pak'. Akhirnya sekarang Senin, kejadian Sabtu, itu pun yang mengamankan polisi, berarti tidak ada kesadaran. Betul tidak?," beber Alfian."Betul pak," jawab pelaku.Pelaku laki-laki inisial LPR (47) ditangkap polisi di rumahnya di Pondok Bambu, Jakarta Timur, pada Senin (4/5) siang kemarin. Dia dijerat dengan Pasal 312 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).Peristiwa tabrak lari terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, di kawasan Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur. Korban diketahui berinisial KA (62), seorang pedagang buah yang tengah menyeberang sambil membawa gerobak.Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan aksi tabrak lari biasanya menjadi usaha pengemudi dalam menghindari tanggung jawab. Sony bilang, jika terlibat kecelakaan dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain harusnya disikapi dengan tanggung jawab. Misalnya dengan melihat kondisi korban, menolongnya, serta melaporkan kepada pihak berwajib."Sebaiknya segala suatu yang berhubungan dengan kecelakaan dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain harus disikapi dengan tanggung jawab, melihat kondisi korban dan menolongnya serta melaporkan kepada pihak polisi. Melarikan diri saat ini sudah sulit karena CCTV di mana-mana, semua kejadian rata-rata sudah terekam," ujar Sony kepada detikOto.