Jas hujan menjadi salah satu perlengkapan wajib bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan atau cuaca tak menentu. Namun, pemilihan jenis jas hujan tidak boleh sembarangan karena dapat berdampak langsung pada keselamatan saat berkendara. Salah satu yang paling sering digunakan adalah jas hujan ponco karena praktis dan mudah dipakai, padahal di balik kepraktisannya, jas hujan jenis ini menyimpan risiko besar bagi keselamatan pengendara motor. Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana Honda, jas hujan ponco tidak direkomendasikan untuk digunakan saat berkendara motor karena desainnya yang longgar dan menjuntai. Jas hujan ponco "Model ponco sangat berisiko tersangkut di roda atau rantai, apalagi saat terkena angin kencang bisa menutup lampu sein atau rem belakang sehingga membahayakan pengguna jalan lain," kata Agus kepada Kompas.com, belum lama ini. Agus menegaskan jas hujan ponco rawan memicu kecelakaan fatal karena bisa tersangkut rantai atau roda belakang serta menutupi lampu sein dan rem sehingga berisiko ditabrak dari belakang. Maka dari itu, ia menyarankan penggunaan jas hujan setelan dua potong yang lebih aman karena mengikuti bentuk tubuh dan tidak menjuntai. “Model setelan jauh lebih aman dan tidak mengganggu pergerakan pengendara saat mengoperasikan motor,” ujarnya. Senada, Victor Assani, Ketua Bidang Road Safety and Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), jas hujan ponco tidak dirancang untuk kebutuhan keselamatan berkendara, terutama di jalan raya yang dinamis dan penuh risiko. “Jas hujan ponco itu berbahaya karena ukurannya lebar dan tidak mengikuti bentuk tubuh. Saat berkendara, bagian jas bisa tersangkut ke roda, rantai, atau komponen motor lainnya,” kata Victor kepada Kompas.com. Victor menyebut jas hujan ponco berisiko membuat pengendara kehilangan kendali karena dapat mengganggu gerak, menutup setang dan spion, serta mengurangi visibilitas, sehingga ia menyarankan penggunaan jas hujan setelan dua potong yang lebih aman dan leluasa. “Keselamatan harus jadi prioritas. Hujan memang tidak bisa dihindari, tapi risiko kecelakaan bisa ditekan dengan perlengkapan yang tepat dan aman,” ujar Victor. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang