— Musim hujan mulai melanda, para pengendara sepeda motor pun diingatkan untuk menyiapkan perlengkapan berkendara yang sesuai, salah satunya jas hujan. Bagi pengendara motor, jas hujan bukan sekadar pelindung dari air, tetapi juga perlindungan keselamatan di jalan. Dari berbagai jenis yang beredar, model two piece yang terdiri dari atasan dan celana dianggap paling ideal karena memberikan perlindungan lebih menyeluruh dibandingkan model ponco. Penyebab hujan di musim kemarau Pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengatakan bahwa pemilihan jas hujan tidak boleh sembarangan. Selain memperhatikan model, ukuran juga menjadi faktor penting untuk kenyamanan dan keamanan saat berkendara. “Banyak yang berpikir jas hujan itu cukup asal muat, padahal salah. Ukuran sangat menentukan kenyamanan dan keselamatan,” kata Jusri kepada Kompas.com, Kamis (30/10/2025). Ilustrasi jas hujan setelan. “Kalau jas hujan terlalu ketat, ruang gerak jadi terbatas, terutama di bagian bahu dan siku. Ini bisa membuat pengendara cepat lelah dan sulit bermanuver. Sementara kalau terlalu longgar juga berisiko tersangkut atau berkibar terkena angin, jadi harus pas tapi tetap ada ruang,” lanjutnya. Jusri juga menjelaskan bahwa memilih ukuran jas hujan yang sedikit lebih besar dari ukuran pakaian biasa adalah pilihan yang tepat. Hal ini bukan semata soal kenyamanan, tetapi juga soal keawetan jas hujan itu sendiri. Pengendara sepeda motor mengenakan jas hujan saat terjadi hujan di Jalan Katedral, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi dini cuaca ektrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada hari Minggu (22/12/2019), dan Senin (23/12/2019). “Kan banyak yang bekerja menggunakan kemeja dan kaus oblong di dalamnya, belum di celana, apalagi celana jeans itu kan tebal," ujar Jusri. “Kalau pilih jas hujan yang lebih longgar bisa membuat jas hujan lebih awet karena jahitannya tidak tertarik oleh pakaian dari dalam,” katanya. Misalnya, jika biasanya memakai pakaian berukuran L, sebaiknya pilih jas hujan dengan ukuran XL. Dengan begitu, masih ada ruang untuk lapisan pakaian di dalam dan sirkulasi udara lebih baik. Selain membuat tubuh tetap leluasa bergerak, jas hujan yang lebih longgar juga tidak mudah robek di bagian sambungan atau jahitan, terutama saat sering dipakai dalam kondisi hujan deras. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.