Mobil hybrid semakin diminati karena menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibanding mobil konvensional. Namun, pemilik kendaraan hybrid juga perlu memperhatikan cara penggunaan dan perawatannya. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah jangan membiarkan mobil hybrid terlalu lama tidak digunakan. Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, mengatakan mobil hybrid yang terlalu lama diparkir atau jarang digunakan berisiko mengalami penurunan daya baterai hingga kendaraan sulit dinyalakan. Toyota Kijang Innova Zenix HEV dan Toyota Yaris Cross Hybrid. “Intinya sih mobil hybrid jangan diparkir terlalu lama. Karena kita ada beberapa kasus, Innova Zenix Hybrid yang diparkir sampai dua minggu tidak dibawa malah enggak bisa distarter karena baterainya drop,” katanya kepada Kompas.com, Sabtu (9/5/2026). Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat mobil harus dibawa ke bengkel menggunakan towing. Setelah itu, baterai perlu dilakukan pengisian ulang agar kendaraan bisa kembali digunakan. “Nah kalau seperti itu harus ditowing bawa ke bengkel untuk baterainya dicas ulang, baru bisa nyala lagi,” katanya. Sebagai informasi, mobil hybrid tetap membutuhkan suplai daya baterai meski kendaraan tidak digunakan. Beberapa sistem elektronik pada mobil masih bekerja sehingga perlahan menguras daya baterai. Karena itu, pemilik disarankan menyalakan dan menggunakan mobil hybrid secara berkala. Minimal kendaraan diajak berjalan beberapa hari sekali agar kondisi baterai tetap terjaga dan tidak mengalami drop. Selain itu, pemilik mobil hybrid juga dianjurkan memarkir kendaraan di tempat yang aman dan tidak terlalu lama dalam kondisi baterai lemah. Bila baterai sudah habis total, penanganannya tidak bisa dilakukan sembarangan dan membutuhkan alat khusus di bengkel resmi atau spesialis hybrid. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang