Banyak pemilik mobil langsung menuding aki sebagai biang keladi ketika mesin sulit distarter. Anggapan ini cukup wajar karena komponen ini berperan besar dalam proses awal menghidupkan mesin. Namun, dalam banyak kasus sumber masalah justru berasal dari komponen lain yang sering luput diperiksa. Menurut Lung Lung, pemilik bengkel Dokter Mobil, aki memang kerap menjadi fokus utama karena gejalanya paling mudah dirasakan oleh pengemudi. Akan tetapi, jika kondisi aki masih normal sementara mobil tetap sulit, pemeriksaan seharusnya diarahkan ke bagian lain pada mesin. “Sering kali aki masih normal, tapi mobil susah hidup. Itu artinya ada masalah lain, bisa dari kompresi mesin, sistem pengapian, atau suplai bahan bakar,” ujar Lung Lung kepada Kompas.com, Selasa (20/1/2026). Salah satu penyebab yang kerap tidak disadari adalah kompresi mesin yang melemah. Kondisi ini biasanya dipicu oleh keausan ring piston atau klep. Saat tekanan di ruang bakar menurun, mesin menjadi sulit menyala meskipun starter berputar dengan normal. Selain kompresi, sistem pengapian juga berperan penting dalam proses start. Api busi yang kecil atau tidak stabil membuat pembakaran tidak berjalan optimal. Busi Iridium jauh lebih kuat, tahan lama, dan bertenaga dibandingkan busi nikel Lung Lung menyebut, busi yang sudah aus, koil yang melemah, atau kabel pengapian bermasalah sering menjadi sumber gangguan yang baru diketahui setelah mobil berulang kali sulit distarter. Gangguan juga bisa datang dari sistem bahan bakar, terutama injector yang kotor atau tersumbat. Aliran bahan bakar yang tidak maksimal akan menyulitkan mesin untuk hidup, terutama saat kondisi awal. Masalah ini umumnya berkaitan dengan kualitas bahan bakar atau jarangnya perawatan sistem injeksi. “Kalau mobil distarter lama baru hidup, itu tanda klasik. Jangan langsung ganti aki, tapi cek menyeluruh. Mulai dari kompresi, pengapian, sampai injector. Diagnosis yang tepat itu kunci,” kata Lung Lung. Ia mengingatkan, kebiasaan memaksa starter berulang kali justru berisiko menimbulkan kerusakan lanjutan, seperti dinamo starter dan aki yang ikut terbebani. Karena itu, pemeriksaan menyeluruh menjadi langkah paling aman sebelum memutuskan penggantian komponen. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang