Musim hujan menjadi tantangan tersendiri bagi pengguna sepeda motor. Selain jalanan licin dan jarak pandang yang menurun, air hujan juga bisa memicu berbagai masalah teknis pada kendaraan jika tidak ditangani dengan benar. Bahkan, dalam beberapa kasus, motor bisa mengalami brebet hingga mogok setelah sering terkena hujan atau menerjang genangan air. Wahyu Budhi, Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, menjelaskan bahwa ada beberapa komponen motor yang cukup rentan mengalami gangguan saat sering terkena air hujan. Salah satu yang paling umum ialah sistem kelistrikan. “Komponen seperti aki, busi, dan kabel kelistrikan bisa terganggu kalau sering terkena air atau lembap terus-menerus. Akibatnya motor bisa brebet, susah hidup, bahkan mogok,” ujar Wahyu kepada Kompas.com, Minggu (24/5/2026). Selain kelistrikan, filter udara juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan saat musim hujan. Menurut Wahyu, filter udara yang basah akibat air masuk dari sela cover yang renggang dapat mengganggu suplai udara ke ruang bakar. “Kalau filter udara basah, pembakaran jadi tidak optimal. Motor biasanya terasa brebet, tarikan berat, bahkan bisa mati mendadak saat dipakai,” kata Wahyu. Filter udara motor matik yang kondisinya kotor, namun masih bisa dipakai karena sekatnya masih bagus Masalah lain yang juga sering muncul ialah area CVT pada motor matik. Air yang masuk ke rumah CVT dapat memengaruhi kondisi v-belt, roller, dan kampas ganda. Bila tidak segera dibersihkan, performa motor bisa menurun dan komponen lebih cepat aus. Wahyu menyarankan pemilik motor untuk tidak langsung menyimpan kendaraan setelah kehujanan. Motor sebaiknya dicuci terlebih dahulu agar sisa air hujan dan kotoran tidak memicu karat maupun korosi pada berbagai komponen logam. Selain itu, pengendara juga disarankan rutin mengecek kondisi lampu, rem, rantai, dan tekanan angin ban selama musim hujan. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menjaga performa motor sekaligus menunjang keselamatan berkendara di jalan basah. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang