Pebalap Ducati, Francesco Bagnaia, berharap hujan tidak kembali turun saat MotoGP Brasil, menyusul banjir yang sempat merendam lintasan pada pekan ini. Seperti diketahui, hujan deras yang melanda kawasan Goiania, Brasil membuat sebagian Sirkuit Ayrton Senna tergenang air pada awal pekan ini. Meski air cepat surut, kondisi tersebut memaksa dilakukan pembersihan intensif karena lumpur sempat menempel di permukaan aspal. Bagnaia mengaku antusias menjajal kembali Sirkuit Ayrton Senna, yang sudah lama tidak masuk kalender MotoGP. Namun, ia mengingatkan potensi dampak jika hujan kembali turun selama akhir pekan balapan. Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP Ceko 2025 “Lintasannya terlihat sangat bagus. Bentuk sirkuitnya teknis, cepat, dan sempit, saya suka,” kata Bagnaia, dikutip dari Crash, Jumat (20/3/2026). “Ada banyak tikungan yang saling terhubung, beberapa cepat dan beberapa memutar jauh, jadi secara keseluruhan ini menarik,” ujarnya. Bagnaia berharap hujan deras tidak kembali turun yang berpotensi membuat sirkuit kembali banjir. Sebab, kondisi tersebut dapat menyulitkan para pebalap. “Mari berharap tidak turun hujan lagi, karena jika itu terjadi, kondisinya akan sedikit sulit, terutama sebelum dua tikungan terakhir, karena area itu cenderung tergenang. Pada Selasa lalu situasinya cukup kritis,” katanya. Francesco Bagnaia (Ducati) kembali naik ke peringkat ketiga di klasemen MotoGP usai kemenangan di Sprint Race MotoGP Malaysia 2025. Sprint Race MotoGP Malaysia 2025 digelar di Sirkuit Sepang, Sabtu (25/10/2025), siang WIB. “Saya datang ke sirkuit, dan kondisinya cukup berat. Tapi bagaimanapun, kami siap menghadapi apa pun, dan lintasannya memang bagus,” ujarnya. Selain itu, Bagnaia juga memuji kondisi aspal sirkuit yang dinilainya sangat mulus. “Saya pikir akan sangat sulit untuk langsung menilai grip lintasan pada awalnya. Kita lihat saja, aspalnya benar-benar seperti meja biliar, sangat sempurna,” ujarnya. “Memang sedikit kotor, tetapi saya pikir grip-nya akan cukup baik. Yang penting adalah bisa melakukan banyak lap untuk memahami apa yang harus dilakukan pada motor,” kata Bagnaia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang