Masa depan Joan Mir bersama Repsol Honda akhirnya menemui titik terang. Juara dunia MotoGP 2020 tersebut secara terbuka mengonfirmasi bakal menyudahi kerja samanya dengan pabrikan asal Jepang itu pada akhir musim 2026. Kepastian ini diungkapkan Mir di sela-sela akhir pekan balap MotoGP Catalunya 2026 yang berlangsung 15–17 Mei lalu. Kendati baru diumumkan, keputusan untuk angkat kaki dari tubuh Honda Racing Corporation (HRC) ternyata sudah diambil Mir jauh-jauh hari. Sebenarnya, kabar hengkangnya pebalap asal Spanyol ini sudah menjadi rahasia umum di paddock. Spekulasi kepindahan Mir kian menguat setelah adanya rumor pergerakan pebalap lain sejak Februari lalu. Joan Mir saat berlaga di Sirkkuit Sepang pada MotoGP Malaysia 2025 Fabio Quartararo disebut-sebut telah menandatangani kontrak untuk merapat ke HRC mulai musim 2027. Tak hanya itu, nama pebalap muda yang tengah naik daun, David Alonso, juga santer dikaitkan dengan pabrikan berlogo sayap mengepak tersebut. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai rumor transfer tersebut, kecuali pengumuman hengkangnya Mir. Ke mana pelabuhan baru Mir untuk musim depan pun masih teka-teki. Mantan pebalap Suzuki Ecstar itu menegaskan bahwa keputusan untuk menyudahi kontrak dengan Honda murni merupakan prinsip pribadinya. Momentum itu mantap ia ambil saat melakoni balapan kandang di MotoGP Spanyol 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez, April lalu. Joan Mir saat berlaga pada MotoGP Jepang 2025 “Tentu saja saya tahu kemampuan saya dalam hal mengendarai motor dan saya tahu apa yang bisa saya lakukan dengan motor ini," ujar Mir, dikutip dari Crash.net, Jumat (22/5/2026). "Di Jerez saya memutuskan bahwa saya ingin pindah dari sini (Honda) dan sebentar lagi kalian akan tahu ke mana saya akan pergi," kata Mir. Joan Mir di MotoGP Indonesia Sayangnya, kegembiraan Mir di MotoGP Catalunya harus sirna. Posisi kedua yang berhasil diraihnya terpaksa dicabut setelah Race Direction menjatuhkan penalti akibat melanggar aturan tekanan ban. Mir diganjar penalti waktu 16 detik, yang membuatnya melorot jauh ke posisi ke-13. Alhasil, podium kedua yang sempat digenggamnya beralih ke tangan Francesco Bagnaia. Bagi Bagnaia, hasil ini menjadi podium perdananya dalam sesi balapan utama untuk Ducati Lenovo Team, semenjak ia dan Marc Marquez sama-sama naik podium di GP Jepang pada Oktober tahun lalu. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang