Busi kerap dianggap komponen kecil yang sepele pada sepeda motor. Padahal, perannya sangat krusial dalam menentukan kualitas pembakaran di ruang mesin. Kesalahan memilih busi, terutama yang tidak sesuai standar pabrikan, bisa berdampak panjang dan mahal bagi pemilik motor. Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, mengatakan bahwa penggunaan busi yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan bukan sekadar menurunkan kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi merusak mesin secara serius. Penampakan mesin motor yang kehabisan oli, pelumasan kurang menyebabkan kinerja tidak optimal “Efek penggunaan busi yang tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan berbagai masalah serius pada motor,” ujar Wahyu, kepada Kompas.com (19/1/2026). “Seperti pembakaran tidak sempurna, mesin overheat, penumpukan kerak karbon, penurunan performa (tarikan berat, boros bahan bakar), kerusakan komponen mesin (piston, klep), hingga kerusakan permanen pada ulir blok mesin (blok Head),” kata dia. Pembakaran yang tidak sempurna menjadi efek awal yang sering terjadi. Api yang dihasilkan busi tidak optimal, sehingga campuran bahan bakar dan udara tidak terbakar sempurna. Ilustrasi busi motor yang sudah rusak akibat mesin overheating Akibatnya, tenaga mesin terasa berat, respons gas lambat, dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Masalah bisa semakin parah ketika panas mesin meningkat di luar batas normal. Overheat yang terjadi secara terus-menerus dapat mempercepat keausan komponen vital seperti piston dan klep. Tak hanya itu, penumpukan kerak karbon di ruang bakar juga bisa memicu gangguan pembakaran lanjutan dan memperpendek usia mesin. AHM gratiskan servis motor buat korban bencana di tiga provinsi. Risiko terburuk dari penggunaan busi yang tidak sesuai adalah kerusakan permanen pada ulir kepala silinder. Jika ulir busi di blok mesin rusak, perbaikannya tidak lagi sederhana dan bisa berujung pada biaya servis yang besar. “Kalau sesuai dengan Buku Pedoman Reparasi dan Buku Servis dan Garansi adalah setiap 12.000 Km,” ujarnya. Mengganti busi sesuai spesifikasi dan jadwal yang dianjurkan bukan hanya menjaga performa motor tetap optimal, tetapi juga menjadi langkah pencegahan agar mesin tetap awet dan terhindar dari kerusakan fatal di kemudian hari. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang