Menggunakan Google Maps saat libur Lebaran menjadi solusi praktis bagi pengemudi untuk menemukan rute terbaik menuju tujuan. Apalagi saat arus mudik dan balik, kondisi lalu lintas cenderung padat dan rawan kemacetan, sehingga bantuan navigasi digital sangat dibutuhkan agar perjalanan tetap lancar. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, Google Maps dapat membantu pengemudi meminimalisir risiko salah jalan, menghindari kemacetan, hingga memberikan alternatif rute yang lebih efisien. Aplikasi ini sangat berguna terutama bagi pemudik yang belum familiar dengan jalur yang dilalui. Meski begitu, Sony mengingatkan agar pengemudi tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi. “Kalau kita tidak paham arah dan rute ke tujuan, sebaiknya aktifkan aplikasi untuk melengkapi, tapi tidak mengandalkan 100 persen,” kata Sony kepada Kompas.com, belum lama ini. Ilustrasi Google Maps Namun, untuk memastikan kinerja Google Maps tetap akurat dan tidak membuat tersesat saat perjalanan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan: 1. Aktifkan GPS dengan Mode “High Accuracy” Mengaktifkan layanan lokasi dalam mode High Accuracy memungkinkan Google Maps menentukan posisi pengguna dengan lebih akurat. Namun, mode ini dapat mengonsumsi daya baterai lebih besar. Android: Buka Settings > Location > Google Location Accuracy, lalu aktifkan Improve Location Accuracy. iOS: Buka Settings > Privacy > Location Services > pilih Google Maps, lalu aktifkan Precise Location. 2. Nonaktifkan Mode Hemat Baterai (Battery Saver) Mode hemat baterai dapat membatasi kinerja GPS sehingga akurasi Google Maps menurun. Untuk hasil maksimal, fitur ini sebaiknya dimatikan saat navigasi aktif. Android: Buka Settings > Battery, lalu nonaktifkan Battery Saver. iOS: Buka Settings > Battery, lalu matikan Low Power Mode. 3. Kalibrasi Sensor Kompas Google Maps menggunakan sensor kompas untuk menentukan arah. Jika arah tidak akurat, lakukan kalibrasi dengan langkah berikut: Buka Google Maps Tekan ikon titik biru (lokasi saat ini) Pilih Calibrate Gerakkan ponsel membentuk angka delapan hingga selesai 4. Bersihkan Cache Google Maps Cache yang menumpuk dapat mengganggu performa aplikasi, termasuk akurasi lokasi. Disarankan untuk menghapus cache secara berkala. Android: Buka Settings > Apps > Google Maps > Clear Data > Clear Cache 5. Nonaktifkan Lokasi Palsu (Mock Location) Jika fitur Mock Location aktif, Google Maps bisa menampilkan lokasi yang tidak sesuai. Pastikan fitur ini dalam kondisi nonaktif. Buka Settings > System > Developer Options Pilih Select mock location app Nonaktifkan pengaturan tersebut 6. Aktifkan WiFi untuk Akurasi Lebih Baik Selain GPS, Google Maps juga memanfaatkan jaringan WiFi untuk membantu menentukan lokasi. Mengaktifkan WiFi dapat meningkatkan akurasi, terutama di area perkotaan atau padat bangunan. 7. Install Ulang Google Maps Jika semua langkah di atas belum memberikan hasil optimal, coba hapus lalu instal ulang Google Maps versi terbaru. Cara ini dapat mengatasi bug atau error yang memengaruhi performa aplikasi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang