Momen libur Lebaran identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, termasuk perjalanan motor menuju berbagai destinasi wisata. Namun, di tengah kepadatan lalu lintas yang sulit dihindari, muncul kebiasaan yang kerap memicu ketegangan di jalan, yakni penggunaan klakson secara berlebihan oleh pengendara motor. Menurut Agus Sani, kebiasaan membunyikan klakson terus-menerus saat terjebak macet justru berpotensi menimbulkan konflik antar pengendara motor. "Penggunaan klakson yang berlebihan, apalagi dalam kondisi macet, bisa memicu emosi pengendara motor lain. Klakson digunakan cukup sebagai alat komunikasi untuk memberi peringatan, bukan untuk meluapkan kekesalan," kata Agus kepada Kompas.com, Senin (23/3/2026). Ia menjelaskan, dalam situasi padat seperti arus menuju tempat wisata, pengendara motor memiliki ruang gerak terbatas. Membunyikan klakson secara terus-menerus tidak akan membuat motor di depan bergerak lebih cepat. Sebaliknya, suara klakson yang bersahut-sahutan justru memperkeruh suasana dan meningkatkan potensi kesalahpahaman di jalan. Tidak jarang, hal ini bisa berujung pada adu mulut bahkan konflik fisik antar pengendara motor. Kemacetan kendaraan terjadi di jalur wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada hari ke-3 Idul Fitri 1447 Hijriah atau H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026) pagi. Antrean panjang kendaraan terlihat mengular sejak kawasan Simpang Gadog atau selepas Exit GT Ciawi, bahkan nyaris tanpa celah di kedua arah. Agus juga menekankan pentingnya menjaga etika berkendara motor, terutama di momen Lebaran yang seharusnya menjadi waktu untuk saling menghargai dan menjaga suasana tetap kondusif. Menurutnya, sikap sabar dan saling menghormati jauh lebih efektif dalam menjaga kelancaran lalu lintas dibandingkan memaksakan jalan dengan klakson. Selain itu, pengendara motor diimbau untuk tetap fokus, menjaga jarak aman, serta menghindari manuver yang dapat membahayakan pengendara motor lain, terutama di kawasan wisata yang cenderung dipadati kendaraan dari berbagai daerah. Dengan mengedepankan etika dan pengendalian emosi, perjalanan motor saat libur Lebaran tidak hanya lebih aman, tetapi juga lebih nyaman bagi semua pengendara motor. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang