Arus balik Lebaran bukan tanpa risiko. Saat berkendara di jalan ramai atau jalan tol, pengemudi kerap tidak sadar berada dalam kondisi “terkurung” kendaraan lain. Situasi ini dikenal sebagai get boxed yakni ketika mobil dikelilingi kendaraan di depan, belakang, serta sisi kiri dan kanan, sehingga ruang gerak menjadi sangat terbatas. Kondisi ini berbahaya karena pengemudi jadi sulit bermanuver untuk menghindari potensi bahaya, seperti pengereman mendadak atau kendaraan lain yang tiba-tiba berpindah jalur. Ilustrasi rekayasa lalu lintas contraflow saat mudik Lebaran 2026 Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, segera keluar dari kondisi get boxed terutama jika dalam kecepatan tinggi. “Salah satu langkah paling sederhana adalah dengan mengurangi kecepatan. Ketika kita menurunkan kecepatan secara bertahap, jarak dengan kendaraan di depan akan semakin panjang," katanya kepada Kompas.com, yang dihubungi belum lama ini. “Secara otomatis, kendaraan di belakang juga akan ikut melambat. Dengan begitu, kita punya ruang lebih luas, bahkan bisa dua kali lebih panjang di depan," ujarnya. Kemudian kata Jusri, saat kendaraan di kiri dan kanan mulai bergerak lebih maju memanfaatkan celah tersebut untuk berpindah jalur, baik ke kiri maupun ke kanan. Suasana Gerbang Tol Warugunung di periode mudik Lebaran 2026, Minggu (22/3/2026) “Dengan berpindah jalur, kendaraan di belakang akan terus bergerak ke depan dan ruang kita menjadi lebih lega,” ujarnya. Menurut Jusri, kunci utama dalam kondisi ini adalah menciptakan ruang aman, baik di depan maupun di sekitar kendaraan. “Idealnya, kita mencari posisi yang lebih aman, misalnya di kiri yang lebih terbuka, sehingga ruang di depan dan belakang lebih longgar," kata Jusri. “Prinsipnya seperti permainan strategi, kita harus pintar mencari ruang gerak. Konsep don’t get boxed ini memang selalu diajarkan dalam teknik mengemudi aman,” ujar Jusri. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang