Menyambut Idulfitri 1447 H/2026 M, PT Transportasi Jakarta memastikan kesiapan layanan gratis bagi masyarakat. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung mobilitas warga saat hari besar keagamaan, termasuk momen Lebaran yang identik dengan silaturahmi dan wisata keluarga. Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, kebijakan tarif gratis ini tinggal menunggu keputusan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui surat keputusan kepala dinas. Transjakarta sebagai pilihan moda transportasi publik di DKI Jakarta Ia menyebut, layanan gratis bisa berlaku pada 1 Syawal atau diperpanjang hingga dua hari, tergantung hasil penetapan pemerintah daerah. “Seluruh layanan Transjakarta akan masuk dalam skema gratis, mulai dari BRT, non-BRT, hingga rute Transjabodetabek. Secara sistem pembayaran, tarif tetap tercatat Rp 1 karena alasan teknis transaksi, meski secara substansi layanan tersebut gratis bagi pelanggan,” ujar Welfizon, dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026). Selain tarif gratis, Transjakarta juga akan menyesuaikan jam operasional pada hari pertama Lebaran. Layanan diperkirakan mulai beroperasi pukul 09.00 atau 10.00 WIB agar para pramudi dan karyawan dapat melaksanakan salat Idulfitri terlebih dahulu. Sejumlah penumpang Bus Transjakarta rute B41 terpaksa mengantre di bawah ruko kosong dekat kurungan ayam karena belum terdapat halte di pemberhentian Komsen Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Kamis (19/2/2026). Penyesuaian ini dilakukan tanpa mengurangi kesiapan armada dalam melayani masyarakat yang ingin berkunjung ke keluarga maupun tempat wisata. Fokus utama lainnya adalah penguatan rute menuju destinasi favorit saat libur Lebaran. Transjakarta mengantisipasi lonjakan penumpang ke sejumlah lokasi wisata populer seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kebun Binatang Ragunan, hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Armada tambahan akan disiagakan untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat yang ingin berlibur bersama keluarga. Salah satu rental mobil PT. Angin Syurga yang mengeluhkan kualitas pertalite menurun di Pamekasan, Selasa (28/10/2025) Penyesuaian juga dilakukan untuk rute Transjabodetabek, termasuk arah Alam Sutera dan Bogor, dengan mempertimbangkan tingkat permintaan. “Termasuk kita juga sedang pelajari beberapa rute Transjabodetabek, yang ke Alam Sutera atau ke Bogor. Kita akan lihat demand-nya dan nanti kita akan sesuaikan jumlah armadanya sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan,” ucap Welfizon. Welfizon memprediksi Ragunan akan menjadi salah satu titik terpadat, khususnya pada hari kedua dan ketiga Lebaran. Ilustrasi bus Transjabodetabek. Waktu tempuh rute Transjabodetabek Cawang-Cikarang sekitar 108 Menit. Karena itu, Transjakarta tengah mengkaji kemungkinan pengaktifan kembali rute langsung, termasuk dari Koridor 13 arah Ciledug menuju Ragunan, dengan berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan. “Jumlah armada tambahan akan bersifat situasional. Secara umum, total permintaan penumpang di seluruh rute saat Lebaran cenderung menurun, sehingga armada dapat dialihkan untuk memperkuat jalur menuju pusat-pusat wisata,” katanya. Di sisi lain, tren penggunaan Kartu Layanan Gratis (KLG) juga menunjukkan peningkatan signifikan. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 76.000 pendaftar baru, dengan total penggunaan mencapai 25 juta transaksi. Ketua Umum AFPI Entjik S Djafar (tengah) dalam Paparan Riset Industri Pindar dan Buka Bersama Media, Rabu (4/3/2026). Angka ini diprediksi kembali meningkat saat libur Lebaran, seiring kebutuhan masyarakat untuk bersilaturahmi. “Manfaat dari Kartu Layanan Gratis itu salah satunya adalah bisa memperkuat silaturahmi. Jadi buat saling berkunjung ke keluarga atau ke saudara sekarang menjadi mudah sekali karena sudah ada Kartu Layanan Gratis,” ujar dia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang