Isuzu Giga FVM alih sekadar memamerkan produk, kerja sama ini memperlihatkan bagaimana kendaraan niaga mulai diposisikan sebagai bagian dari sistem logistik yang lebih luas. Armada truk tidak lagi berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan layanan operasional dan dukungan digital. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Business Strategy Division Head IAMI, Rian Erlangga, mengatakan bahwa kolaborasi dengan MODA mencerminkan kebutuhan industri yang semakin menuntut efisiensi dan keandalan dalam distribusi barang.Menurut dia, penggunaan armada Isuzu oleh MODA dalam berbagai lini layanan logistik menunjukkan adanya pergeseran pendekatan, dari sekadar kepemilikan kendaraan menjadi solusi operasional yang lebih menyeluruh.Dalam praktiknya, MODA mengoperasikan Isuzu GIGA FVM untuk berbagai kebutuhan, mulai dari layanan rental melalui MODA Rent, distribusi barang lewat MODA Logistic, hingga pemanfaatan sistem digital untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui MODA Digital.Isuzu GIGA FVM sendiri merupakan truk medium duty dengan konfigurasi 6x2 yang dirancang untuk kebutuhan angkutan jarak jauh. Kendaraan ini dibekali mesin diesel 7.790 cc yang sudah mengadopsi teknologi common rail serta VGS Turbo Intercooler.Dari sisi performa, mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 285 ps pada 2.400 rpm dan torsi maksimum 90 kg.m di rentang 1.450–2.400 rpm. Spesifikasi ini umumnya dibutuhkan untuk menunjang operasional logistik dengan beban besar dan rute distribusi antarkota.Selain itu, sektor sasis juga menjadi perhatian, mengingat kendaraan niaga harus mampu menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan aplikasi. Isuzu GIGA FVM menggunakan rangka dengan ketebalan 8 mm dan memiliki kapasitas Gross Vehicle Weight (GVW) hingga 26.000 kg.Fleksibilitas ini memungkinkan unit diaplikasikan ke berbagai jenis karoseri, seperti wing box, box aluminium, box besi, hingga tangki dan flat bed. Dengan begitu, penggunaannya bisa menjangkau beragam sektor, mulai dari industri manufaktur, konstruksi, hingga distribusi logistik dan agrikultur.Kehadiran kolaborasi ini juga menunjukkan bahwa digitalisasi mulai menjadi bagian penting dalam operasional kendaraan niaga. Integrasi antara armada dan sistem teknologi dinilai dapat meningkatkan visibilitas distribusi sekaligus menekan biaya operasional. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Pengunjung GIICOMVEC 2026 dapat melihat langsung unit hasil kolaborasi tersebut di booth Isuzu di Hall B3, JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selain unit kendaraan, informasi terkait layanan purna jual dan dukungan teknis juga turut disediakan bagi pelaku usaha yang ingin memahami lebih jauh solusi yang ditawarkan.Melalui pendekatan ini, pameran kendaraan niaga tak lagi sekadar menjadi ajang unjuk produk, tetapi juga ruang untuk menunjukkan arah perkembangan industri logistik yang semakin mengandalkan integrasi antara kendaraan dan teknologi.