Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menilai faktor manusia masih menjadi penyebab utama kecelakaan transportasi lintas moda sepanjang 2025. Di mana, kelelahan, kelalaian, serta ketidakpatuhan terhadap prosedur keselamatan jadi aspek yang kerap ditemukan dalam berbagai peristiwa kecelakaan, mulai dari angkutan jalan, laut, hingga penerbangan. Demikian disampaikan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam rilis capaian kinerja KNKT Tahun 2025 yang dikutip dalam keterangan resmi Korlantas Polri pada Selasa (28/1/2026). Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Mahasiswa asing tewas kecelakaan di Semarang Sabtu (7/9/2024) sekitar pukul 02.17 WIB. Korban asal Madagaskar dan Rwanda, tewas dalam kecelakaan motor. “Dalam banyak kasus, faktor manusia masih menjadi kontribusi terbesar,” ujar Soerjanto. Pada sektor lalu lintas dan angkutan jalan, KNKT mencatat sembilan kecelakaan sepanjang 2025 dengan total 69 korban luka. Salah satu pola yang masih sering muncul adalah kegagalan sistem pengereman, terutama pada kendaraan angkutan umum dan barang. Pengawasan kondisi kendaraan serta pemenuhan administrasi keselamatan juga dinilai belum optimal, termasuk pelaksanaan uji kelayakan secara berkala. Investigator KNKT Dwi Bakti Permana mengungkapkan, sejumlah kecelakaan melibatkan kendaraan dengan kondisi teknis tidak layak. “Kami menemukan kendaraan yang tidak memenuhi uji berkala, bahkan ada dokumen yang keasliannya diragukan,” kata Dwi. Di sektor pelayaran, KNKT melakukan delapan investigasi sepanjang 2025. Mayoritas masuk kategori kecelakaan serius, seperti kapal tenggelam dan terbakar. Pelaksana Tugas Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Pelayaran KNKT Capt Anggiat PTP Pandiangan menyebut, kelebihan muatan dan lemahnya pencatatan manifes masih menjadi persoalan utama. Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. “Ketika muatan melebihi batas aman, stabilitas kapal terganggu dan risiko meningkat tajam,” ujarnya. Sementara, pada moda penerbangan, KNKT mencatat 19 investigasi yang terdiri dari sembilan kecelakaan dan 10 kejadian serius. Jenis kejadian terbanyak berupa pesawat keluar landasan atau runway excursion. KNKT juga menemukan persoalan kelelahan awak serta belum optimalnya penerapan prosedur operasional sebagai aspek yang masih perlu diperbaiki. 2025, KNKT telah menerbitkan sedikitnya 1.481 rekomendasi keselamatan lintas moda yang didominasi aspek pengendalian dan pengawasan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang