Motor listrik terkenal sering dipakai melewati banjir. Berbeda dengan motor bensin, motor listrik tidak pakai mesin dan relatif bisa menerabas genangan air yang tinggi. Selain itu, beberapa pabrikan juga membuat motor listrik dengan standar IP67, bisa bebas air dan debu. Cuma apa aman motor listrik dipakai menerabas banjir? Abdul, pemilik Dolland Electric Motor, bengkel spesialis motor listrik menjelaskan, motor listrik memang bisa untuk menerabas banjir, tapi setelah itu ada risiko kerusakan pada bagian dinamo. Genangan air setinggi 20-30 cm di depan Kemhan/terowongan Halim Lama arah Uki Cawang Jakarta Timur, Selasa (18/11/2025) sore. "Kalau pertanyaan bisa apa enggak, ya bisa, tapi ada syaratnya. Pertama banjirnya enggak boleh yang terlalu panjang, terlalu lama direndam enggak boleh," kata Abdul kepada Kompas.com, Rabu (10/12/2025). Abdul menjelaskan, kondisi dinamo saat dipakai biasanya cukup panas. Panas tersebut membuat ruang hampa di dalam dinamo bisa menyedot air. "Memang sedikit (air) yang akan terhisap karena tidak terlalu panas. Tapi dia akan akumulasi, sampai akhirnya sensornya kena," kata Abdul. Saran dari Abdul, kalau terpaksa melewati banjir, silahkan saja. Tapi kalau setelah itu bertemu jalanan yang banjir lagi, lebih baik putar balik atau cari jalan lain. "Kalau dicemplungin lagi, akan terkumpul air di dalam dinamo. Efeknya sensor kena, sensor yang untuk menggerakkan dinamo," kata Abdul. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang