Menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tidak selalu harus dilakukan dengan mengubah cara berkendara. Efisiensi BBM juga dipengaruhi oleh cara pengemudi merencanakan perjalanan dan menjaga kondisi kendaraan. Selain itu, kebiasaan sederhana saat mengemudi turut menentukan seberapa banyak BBM yang digunakan. Sony Susmana, Direktur Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, upaya menghemat bahan bakar minyak (BBM) sebenarnya tidak hanya dilakukan saat kendaraan sudah berada di jalan. Efisiensi bisa dimulai sejak pengemudi merencanakan perjalanan. Test drive Daihatsu Rocky Hybrid di GIIAS 2026 “Manajemen perjalanan itu penting, tidak usah keluar kalau tidak perlu, dan kalau memungkinkan gunakan transportasi umum,” kata Sony kepada Kompas.com, belum lama ini. Menurutnya, keputusan sederhana seperti menunda perjalanan yang tidak mendesak atau menggabungkan beberapa keperluan dalam satu perjalanan dapat membantu mengurangi konsumsi BBM. Selain pola perjalanan, kondisi kendaraan juga turut memengaruhi efisiensi BBM. Perawatan secara berkala, termasuk penggunaan suku cadang dan pelumas sesuai rekomendasi pabrikan, diperlukan agar performa mesin tetap optimal. Dari sisi cara berkendara, Sony mengingatkan pengemudi agar tidak memanaskan mesin terlalu lama. Menurutnya, pemanasan mesin cukup dilakukan kurang dari satu menit sebelum kendaraan digunakan. “Banyak yang masih salah kaprah, dipanaskan lama justru boros. Yang penting oli sudah bersirkulasi,” katanya. Tekanan angin ban juga perlu diperhatikan. Ban yang kekurangan tekanan dapat meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar dan konsumsi BBM menjadi lebih tinggi. Selain itu, gaya berkendara turut berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Pengemudi disarankan menjaga putaran mesin di bawah 2.000 rpm, menghindari akselerasi dan pengereman secara mendadak, serta melakukan manuver dengan halus. Sony juga mengingatkan pengemudi untuk tidak membawa barang yang tidak diperlukan. Beban tambahan membuat kendaraan bekerja lebih berat sehingga konsumsi BBM dapat meningkat.