Mesin sepeda motor yang brebet sering kali langsung dikaitkan dengan kualitas bahan bakar (BBM). Padahal, gejala tersebut tidak selalu disebabkan oleh BBM yang buruk atau tidak sesuai spesifikasi. Ada sejumlah komponen lain yang juga berperan dalam proses pembakaran di ruang mesin. Jika salah satunya bermasalah, performa mesin dapat terganggu sehingga terasa tersendat saat dikendarai. Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan bahwa BBM yang tidak berkualitas memang bisa menjadi salah satu penyebab mesin brebet. Namun, masih ada sejumlah komponen lain yang juga dapat memicu gejala serupa. Di SPBU Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan berani mengganti jika ada konsumen BBM jenis pertalite mengeluhkan motornya mbrebet usai melakukan pembelian di SPBU tersebut, Kamis (30/10/2025) "Tapi kalau BBM tidak sesuai maupun terkontaminasi itu sudah pasti akan berefek brebet bahkan dalam kadar tertentu bisa mati atau mesin tidak dapat beroperasi," kata Victor kepada Kompas.com, belum lama ini. Sistem Pengapian Menurut Victor, mesin yang brebet atau terasa putus-putus saat beroperasi umumnya menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem pengapian. Selain kualitas bahan bakar, kondisi busi dan kabel coil juga perlu diperhatikan karena keduanya berperan penting dalam proses pembakaran. "Kalau kualitas bahan bakar buruk, maka pembakaran jadi tidak maksimal. Pembakaran juga butuh pemantik api yang dihasilkan dari busi, kalau itu dan kabel coil bermasalah, maka percikan api tidak maksimal, pembakaran jadi tidak sempurna," kata Victor. Ia menjelaskan, proses pembakaran di dalam mesin terjadi dari campuran bahan bakar dan udara dengan komposisi yang ideal. Jika filter udara kotor, suplai udara ke ruang bakar akan berkurang. Begitu pula jika injektor mengalami gangguan, penyemprotan bahan bakar menjadi tidak optimal sehingga pembakaran tidak berlangsung sempurna. "Hal-hal seperti ini efeknya apa? Ya tenaga terganggu bahkan bisa sampai mesin mati, itu namanya brebet," kata Victor. Jadi, saat mesin mulai terasa brebet, pemilik kendaraan sebaiknya tidak langsung menyimpulkan penyebabnya berasal dari kualitas BBM. Pemeriksaan menyeluruh pada sistem pengapian, bahan bakar, dan suplai udara perlu dilakukan agar sumber masalah dapat ditemukan dengan tepat.