Secara umum ada dua jenis bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan saat ini, yakni untuk mesin bensin dan diesel. Keduanya memiliki karakter berbeda sehingga tak boleh salah isi BBM. Khusus pada mobil bensin, bila sampai terisi solar dengan tak sengaja maka akan membuat mobil kehilangan performa bahkan menimbulkan sejumlah kerusakan. Maka dari itu konsumen harus teliti saat mengisi BBM. Guru Besar Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto mengatakan bensin tercampur dengan diesel fuel (solar) pada mobil bensin bisa berakibat cukup serius. “Solar memiliki titik nyala lebih tinggi, sekitar 52–96 °C, lebih tinggi dari bensin, sedangkan bensin mudah menguap dan menyala, akibatnya, campuran bensin-diesel tidak terbakar sempurna di ruang bakar,” ucap Tri kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Menurut Tri, putaran mesin pada mobil bensin bisa tersendat, batuk-batuk, atau mati secara tiba-tiba. Bisa juga muncul asap putih atau hitam, keluar dari lubang knalpot. Jika campuran solar kurang dari 5 persen, mesin cenderung masih bisa jalan, tapi performa menurun. Bila campuran di antara 5-20 persen, mesin mulai tersendat, susah start dan asap keluar dari knalpot. Warna Pertamax yang diduga tercampur solar “Bila campuran lebih dari 20 persen, mesin bisa mati total, ini berisiko membuat komponen mesin rusak seperti rangkaian sistem bahan bakar dan catalytic converter,” ucap Tri. Hardi Wibowo, pemilik bengkel Spesialis Nissan - Honda, Aha Motor Yogyakarta mengatakan bensin dan solar memiliki karakter berbeda, sehingga dapat menyebabkan masalah ketika bercampur. “Berdasarkan pengalaman, injektor di mobil bensin bisa rusak ketika bensin kena campuran solar, semprotan BBM menjadi kurang dan tak mampu mengkabut dengan sempurna,” ucap Hardi kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Jadi, mesin bensin bisa mengalami penurunan performa, tersendat, mati total dan merusak komponen sistem bahan bakar, dampak dari bensin tercampur solar. Hal ini bisa terjadi lantaran mesin bensin didesain menggunakan BBM ringan dan mudah menyala pada kompresi lebih rendah. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.