Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat persiapan proyek mobil nasional (mobnas) sebagai bagian dari agenda strategis penguatan industri otomotif. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa pembahasan teknis dan konseptual dengan PT Pindad (Persero) telah dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia segera memiliki mobnas. Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak telah mengulas detail aspek fundamental, mulai dari jenis kendaraan yang akan diproduksi, strategi harga, pemasaran, hingga layanan purna jual. Mobil Pindad Maung MV3 Garuda Limousine dipakai Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat pelantikan, Minggu (20/10/2024). “Dalam penilaian kami konsep mobnas yang disampaikan PT Pindad dalam pertemuan sudah lengkap dan siap. Konsep mobnas tersebut mencakup banyak aspek dan dimensi yang diperlukan dalam pengembangan mobil nasional,” jelas dia dikutip Jumat (14/11/2025). Menurutnya, peluang menggandeng mitra tambahan juga telah dibicarakan untuk memperkuat kemampuan produksi, pendanaan, dan transfer teknologi. Sebagai pembina industri otomotif, Kemenperin memastikan dukungan penuh melalui kebijakan, fasilitasi teknis, teknologi, sumber daya manusia, hingga kesiapan lahan dan infrastruktur. “Kami sepenuhnya memberikan dukungan agar program ini bisa berjalan dengan baik. Bisa berupa penawaran teknis, teknologi, hingga persiapan lahan dan kebutuhan pendukung lainnya,” imbuhnya. TMI mendapat mandat Presiden RI kembangkan mobil nasional dengan IP lokal, target produksi massal pada 2027-2028. “Kami optimistis bahwa konsep mobnas yang kami bahas dengan Pindad merupakan jalan terbaik,” lanjut Agus. Dalam peta jalan industrialisasi nasional, pemerintah menargetkan produksi mobil nasional dapat dimulai pada 2027. Dengan penguatan konsep, teknologi, pendanaan, dan kerja sama lintas sektor, pemerintah menilai Indonesia selangkah lebih dekat memiliki kendaraan nasional buatan putra-putri bangsa. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.