Kejuaraan dunia balap motor MotoGP dikabarkan tengah menyiapkan aturan baru terkait gaji pebalap. Mulai musim 2027, seluruh pebalap penuh waktu disebut akan memiliki standar bayaran minimum sebesar 500.000 euro atau sekitar Rp 10 miliar per tahun. Dikutip dari Crash, Selasa (24/2/2026), laporan Motorsport.com menyebutkan, regulasi tersebut juga akan berlaku bagi pebalap rookie yang baru masuk ke kelas utama. Tujuan utama penerapan gaji minimum ini adalah mengurangi kesenjangan pendapatan antarpebalap, mengingat seluruh rider menghadapi risiko yang sama saat berada di lintasan. Dalam beberapa musim terakhir, nama seperti Marc Marquez dan Fabio Quartararo disebut sebagai pebalap dengan penghasilan tertinggi, dengan bayaran yang menembus lebih dari 10 juta euro atau sekitar Rp 198 miliar per musim. Sebaliknya, sebagian pebalap tim satelit diyakini hanya menerima kontrak sekitar 100.000 euro atau Rp 1,9 miliar per tahun. Skema gaji minimum yang diusulkan tidak mencakup bonus berbasis performa. Artinya, pebalap masih bisa memperoleh tambahan pendapatan dari hasil balapan, sponsor, maupun insentif lainnya. Marc Marquez juara dunia MotoGP 2025 Klausul tersebut dilaporkan sudah dimasukkan ke dalam draf perjanjian komersial periode 2027-2031 yang sedang dibahas antara MotoGP Sports Entertainment Group (SEG) yang sebelumnya dikenal sebagai Dorna Sports. Wacana penerapan gaji minimum sebenarnya bukan hal baru di MotoGP. Isu ini sempat dikaitkan dengan rencana pembentukan asosiasi pebalap, namun hingga kini belum terealisasi. Pembahasan kontrak komersial baru akan terus berlanjut antara MotoGP SEG dan Motorcycle Sports Manufacturers Association pada seri pembuka musim di Thailand. Di tengah proses tersebut, muncul pula rumor bahwa para pabrikan mendorong kesepakatan yang lebih seimbang dan stabilitas kontrak jangka panjang, serupa dengan di Formula 1. Jika disahkan, maka aturan gaji minimum dinilai bisa menjadi langkah penting untuk menciptakan keseimbangan finansial di grid sekaligus meningkatkan perlindungan bagi pebalap. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang