Wacana mengenai kendaraan nasional kembali mencuat setelah Prabowo Subianto menyampaikan mimpinya membangun mobil dan sepeda motor buatan Indonesia belum lama ini. Basis Riset dan Produksi Merek Lokal Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi, menilai bahwa sejumlah merek lokal sebenarnya sudah memiliki basis riset dan produksi di dalam negeri, khususnya di segmen motor listrik. Pabrik motor listrik Alva di Cikarang, Jawa Barat. “Kalau motor listrik dengan R&D kuat dari dalam negeri, sudah ada beberapa merek, seperti United, Selis, Viar. Itu nasional semuanya, walaupun sebagian komponen masih didatangkan dari China,” ujar Budi, kepada Kompas.com, Senin (5/1/2026). Menurut Budi, persoalan utama justru terletak pada bagaimana motor nasional didefinisikan. Salah satu pengunjung IIMS 2025 antusias melihat simulasi penukaran baterai motor listrik di booth PLN. Di industri otomotif modern, proses produksi kerap melibatkan kolaborasi lintas negara dan impor komponen tertentu. Oleh sebab itu, batasan antara “produk nasional” dan “produk rakitan lokal” kerap menjadi abu-abu. “Saya enggak tahu ya kalau yang dimaksud dengan sepeda motor nasional. Motor listrik Honda di booth Honda pada IIMS 2025 Kalau mobil kan lagi ramai mobil nasional. Honda pun pabriknya di Indonesia, apakah itu dianggap motor nasional?” katanya. Peningkatan TKDN Pabrik motor listrik Alva berada di Kawasan Delta Mas, Cikarang. Ia menjelaskan, sejumlah pabrikan dalam negeri telah meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), meskipun beberapa bagian utama masih diimpor. “Kalau di kita, ada model dengan TKDN tinggi, walaupun part utama masih dari China, ada dari beberapa perusahaan besar PMDN,” ucap Budi. “Kayak United itu bisa sampai 60 persen (TKDN), dia sudah bikin sendiri, tapi part utama masih datang dari China. Jadi dia sebagai yang packing gitu,” kata dia. Wacana Kendaraan Nasional Di tengah dinamika tersebut, wacana kendaraan nasional kembali mendapat sorotan setelah Prabowo Subianto menyampaikan mimpinya membangun mobil dan motor buatan Indonesia. Dalam kunjungannya ke SMP Negeri 4 Kota Bekasi pada November 2025, ia menegaskan bahwa langkah ke arah itu mulai dipersiapkan. “Kita akan mempunyai mobil buatan Indonesia sendiri, motor buatan Indonesia sendiri,” ujar Prabowo. Meski begitu, belum ada rincian lebih lanjut mengenai bentuk proyek, model pengembangan, maupun skema produksinya. Apakah akan dilakukan secara mandiri atau melalui kolaborasi dengan pabrikan yang sudah beroperasi di Indonesia. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang