Dua motor listrik merek Emmo sebagai motor berlogo MBG Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan atensi khusus pengadaan ribuan unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk kendaraan operasional MBG (Makan Bergizi Gratis). Pasalnya, BGN membeli 70.000 unit motor listrik dalam dua model, trail dan skutik (skuter matik) seperti terlihat dalam video yang viral belakangan ini. Namun, Kepala BGN Dadan Hindayana membantah soal pengadaan motor listrik itu mencapai 70.000 unit. "Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," ujar Dadan pada Selasa (7/4/2026).Nah akhirnya KPK mengambil langkah memastikan proyek strategis yang bertujuan mendukung distribusi pangan bergizi tersebut berjalan tanpa celah korupsi.Komisi Pemberantasan KorupsiJuru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu sektor yang paling rentan terhadap praktik korupsi. Oleh karena itu, setiap prosesnya harus diawasi secara ketat, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan."KPK memberikan perhatian karena pengadaan barang dan jasa memang menjadi area rawan korupsi," ujarnya, Selasa (14/4/2026).KPK menyoroti beberapa titik rawan dalam proses pengadaan ini.Di antaranya soal penentuan spesifikasi, harus sesuai dengan kebutuhan lapangan di berbagai daerah, bukan diarahkan pada merek tertentu.Emmo JVX GT salah satu motor listrik yang dipesan BGNLalu harga satuan, menghindari adanya penggelembungan harga (mark-up) yang sering terjadi pada komoditas baru seperti kendaraan listrik.Dan efektivitas distribusi yang memastikan bahwa pemilihan motor listrik memang solusi paling efektif untuk menjangkau wilayah sasaran program gizi."Harus dilihat apakah spesifikasi kendaraan yang dipilih memang sesuai kebutuhan di lapangan dan apakah kebutuhannya merata," tukas Budi.Harus kita kawal terus!